18 Ribu Hektar Sawah Rusak, Ayah Wa: Ketahanan Pangan Terancam

Senin, 30 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Utara Ayah mengikuti rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penggunaan Tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) pascabencana yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, pada Kamis (26/3/2026).

Bupati Aceh Utara Ayah mengikuti rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penggunaan Tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) pascabencana yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, pada Kamis (26/3/2026).

Ayah Wa juga mengungkapkan bahwa sekitar 10.000 hektar lahan tambak masyarakat turut terdampak, serta sedikitnya 500 unit perahu milik nelayan hilang akibat bencana tersebut.

“Kami berharap pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini, sehingga masyarakat bisa segera bangkit kembali,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ayah Wa turut menyoroti adanya ketimpangan dalam penyaluran TKD pascabencana. Ia menyebutkan bahwa dari total 696 desa di Aceh Utara yang terdampak banjir, justru terdapat ketidaksesuaian dalam alokasi bantuan yang diterima.

BACA JUGA...  Fauzi Yusuf: Luas Tanah Wakaf di Aceh Utara 1.723 Hektar Tersebar di 3.471 Lokasi

“Di Aceh Utara yang terdampak sebanyak 696 desa. Tetapi kalau kita lihat dalam tabel TKD, yang mendapat justru yang tidak terdampak. Jadi kami mempertanyakan, untuk apa kami diundang jika bukan untuk mendapatkan solusi,” ungkapnya, yang disambut tepuk tangan peserta rapat.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Plt Sekretaris Daerah Aceh Utara Jamaluddin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, Inspektur Aceh, serta jajaran pemerintah daerah dari sembilan kabupaten/kota terdampak dan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait.

BACA JUGA...  Buka Ruang Komunikasi Transparan dan Konstruktif, FKM SBA Dorong Program CSR Tepat Guna Bagi Masyarakat

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap adanya langkah cepat dan kebijakan yang tepat sasaran dari pemerintah pusat dan provinsi guna mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya di sektor pertanian dan infrastruktur yang menjadi penopang utama kehidupan masyarakat.(Sayed Panton)

Berita Terkait

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba
Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Perlinsos di Buket Jrat Manyang 
Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah
HSN 2026, Aceh Tengah Gaungkan Perlindungan Santri
Kakankemenag Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Sukseskan HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Perlinsos di Buket Jrat Manyang 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB