“Hakikatnya puasa salah satunya menahan diri dari segala sesuatu, cara manusia merespons atas sesuatu yang terjadi menunjukkan kualitas diri tiap insan,” kata Aan
Laporan | Syawaluddin
BIREUEN (MA) – Ketua Yayasan Peusangan Raya (Yapera), Aan Safwandi kecam ucapan Jozeph Paul Zhang yang diduga menista Nabi Muhammad SAW.
Pernyataan Jozeph itu telah mencederai keyakinan dan ajaran umat Islam. Pernyataan yang dilakukan oleh Joseph Paul Zhang masuk ke dalam penghinaan terhadap keyakinan umat Islam. Begitu penegasan Aan Safwandi dalam rilis yang dikirim ke mediaaceh.co.id, Selasa, 20 April 2021.
Aan meminta Polri segera mengusut dan menangkap Jozeph Paul Zhang. “Meminta aparat keamanan, dalam hal ini Polri untuk segera melakukan langkah konkret mengusut dan menangkap Joseph Paul Zhang atas perbuatannya tersebut,” ujarnya.
Aan minta umat Islam tidak terprovokasi atas tindak Joshep tersebut. “Umat Islam untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi melalukan hal-hal yang di luar koridor hukum yang berlaku. Mari kita senantiasa menjaga bulan suci Ramadan dengan cara-cara yang arif dan bijaksana. Salah satunya, saling menghargai dan menghormati keyakinan umat beragama,” katanya.
Aan minta umat islam memanfaatkan Ramadhan dengan bijaksana. “Mari kita senantisa menjaga bulan suci Ramadan dengan cara-cara yang arif dan bijaksana. Salah satunya, saling menghargai dan menghormati keyakinan umat beragama,” tandasnya. Menurut Aan Safwandi, Jozeph Paul Zhang mengetahui banyak warga Indonesia yang gampang marah sehingga membuat konten video yang memancing emosi masyarakat.




