Wartawan Bireuen Gelar Aksi Solidaritas, Kecam Oknum TNI AU Pelaku Kekerasan Terhadap Pers

Minggu, 21 Agustus 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Demo wartawan minta oknum TNI AU diadili. Foto: Ist
Demo wartawan minta oknum TNI AU diadili. Foto: Ist

BIREUEN | ACEH – Forum Aksi Solidaritas Wartawan Bireuen menggelar aksi damai mengutuk tindakan pemukulan terhadap wartawan yang dilakukan oknum anggota TNI AU di Medan, Minggu (21/8/2016).

Aksi tersebut melibatkan wartawan dari berbagai media yang tergabung dalam PWI, AJI, PWA, organisasi pers lainnya dan yang belum bergabung dalam organisasi pers, membawa berbagai spanduk, diantaranya “Wartawan Bireuen kutuk aksi kekerasan oknum TNI AU terhadap wartawan”.

Spanduk lainnya “Adili oknum TNI AU yang pukul wartawan”, lalu ada tulisan “Jangan halangi tugas pers”.

BACA JUGA...  Banjir Bandang dan Longsor di Aceh Tengah, 4 Warga Meninggal 

Selain itu, peserta aksi juga membawa sejumlah poster bertuliskan “Lawan premanisme terhadap wartawan”, selanjutnya, “Boikot liputan kegiatan TNI AU” dan lainnya.

Aksi sekitar 50-an wartawan itu dimulai dari Tugu Juang, seputaran Alun-alun Kota Bireuen, pada pukul 09.15 wib, lalu berjalan kaki sambil membawa spanduk  serta poster sepanjang jalan protokol Bireuen sampai ke Bundaran Simpang Empat Bireuen.

Sesekali peserta aksi memperagakan adegan teatrikal tentang kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI AU terhadap wartawan, sementara beberapa peserta aksi lainnya berorasi secara bergiliran.

BACA JUGA...  Dari Wartawan untuk Negeri, Forum Pimred Kukuhkan Spirit Bela Negara 2025

Salah seorang orator aksi, Muhammad MY, wartawan Metro TV, dalam orasinya mengutuk tindakan kesewenangan yang melanggar hukum yang diperagakan oknum TNI AU.
“Kami ini adalah jurnalis, bukan teroris, maka tidak selayaknya kami dianiaya, seharusnya TNI menjadi pelindung terhadap kerja-kerja peliputan kami,” teriaknya lantang.

Sementara itu Koordinator aksi Ihkwati mengutuk perbuatan oknum TNI AU di Medan yang melakukan kekerasan terhadap dua jurnalis di Medan, Sumatera Utara, saat meliput aksi unjuk rasa warga Sarirejo,” sebutnya.

BACA JUGA...  KIP Aceh Selatan Setengah Hati Kepada Wartawan

Tindakan oknum itu, katanya,  sudah melenceng dari Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang kebebasan pers. Profesi jurnalis dilindungi Undang-Undang. Dalam Undang-Undang tersebut jelas menyebutkan, dalam melaksanakan profesinya, wartawan mendapat perlindungan hukum.

“Kita juga mendesak kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Pertahanan, Panglima  TNI, dan Kepala Staf TNI AU untuk mengusut tuntas kaus tersebut, kalau perlu oknum TNI AU pelaku kekerasan dipecat,” pintanya. [TAG]

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor
SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang
Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta
Petani Keluh Bantuan Bibit Padi dari Pemerintah, Muhammad Hasan: Cek Lapangan
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan
Anggota PWI Aceh Tenggara Polisikan Pemilik Akun Facebook Muhamad Saleh Selian
Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Rabu, 9 September 2026 - 22:53 WIB

Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor

Selasa, 8 September 2026 - 07:38 WIB

SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang

Minggu, 6 September 2026 - 15:28 WIB

Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta

Minggu, 6 September 2026 - 12:37 WIB

Petani Keluh Bantuan Bibit Padi dari Pemerintah, Muhammad Hasan: Cek Lapangan

Berita Terbaru

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:52 WIB