TAPAKTUAN (MA) – Warga Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan mengeluhkan soal badan jalan yang kondisinya cukup memprihatinkan sejak lama.
Selain itu, warga di sana juga mengeluhkan soal banjir yang belum ditangani dengan maksimal.
Sebagai efek keluhan mereka, warga mengaitkan dengan kehadiran pemimpin yang saling berganti yang tidak mau peduli dengan kondisi tersebut.
Menurut warga, kendati masa periode pemimpin berganti periode, namun Kecamatan Kota Bahagia tidak tersentuh oleh pemerintah baik di bidang pembangunan maupun di bidang pertanian seperti tidak dibangunnya irigasi desa.
Menurut pemantauan wartawan, terlihat jalan rusak parah sejak jalan masuk simpang Raja Kecamatan Bakongan menuju ke kantor camat Kecamatan Kota Bahagia.
Badan jalan ini, tampak berlobang di sana-sini, selain sangat sempit. Melihat kondisi itu, sepertinya belum ada tanda – tanda akan diperbaiki.
” Jalan rusak ini sudah cukup parah dan sudah lama belum ada perbaikan dari pemerintah,” kata salah seorang warga setempat Irwan kepada wartawan, Senin,(16/9).
Ia mengeluhkan jalan yang rusak terdapat lubang yang cukup dalam yang diperkirakan mencapai 20-30 Cm dan di ruas jalan tersebut lubangnya terlalu banyak.
“Semakin parah karena sudah beberapa tahun jalan tersebut tidak diperbaiki. Apa lagi di musim penghujanan jalan yang rusak di genangi air sehingga sangat menganggu penguna jalan,” katanya.




