TAPAKTUAN (MA) – Safari Ramadan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh ke Mesjid Gampong Arafah, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan menyertakan seorang Syeikh asal Palestina, Rabu, (20/3).
Syeikh Ahmad Hamzah, (26), yang mengisi ceramah safari subuh Ramadan itu antara lain mengingatkan para jamaah agar senantiasa dapat menjaga subuh.
“Mari kita menjaga shalat subuh berjamaah, karena sangat tinggi nilai dan apabila dapat menjalankan ibadah shalat fajar dan shalat sunat sebelum subuh, maka lebih tinggi nilainya dari seisi dunia,” kata penerjemahnya Ustadz Mulkana.
Syeikh Ahmad menerangkan kondisi terkini di Palestina, tepatnya sejak intervensi tentara Israel tanggal 7 Oktober 2024 yang lalu di mana rakyat sangat menderita.
Serbuan tentara Israel yang telah berlangsung selama 166 hari telah menewaskan sedikitnya 31.000 jiwa yang sahid dan sekitar 70.000 orang cidera.
“Di antara penduduk yang syahid itu, sebanyak 13.000 jiwa adalah anak-anak,” kata Mulkana.
Menurut Syeikh Ahmad, semakin banyak anak-anak dibunuh, mereka semakin bangga, menandakan bagaimana kejamnya mereka (maksudnya tentara Zionis Israil-red), kata Syeikh Ahmad Hamzah melalui penerjemahnya dari KNRP Aceh Mulkana.




