Menurutnya, Kecamatan Pulo Aceh menjadi salah satu wilayah prioritas, dengan pemasangan 21 unit VSAT yang meliputi 15 unit di kantor desa, 4 unit di sekolah, 1 unit di Puskesmas, dan 1 unit di lokasi wisata.
“Alhamdulillah, saat ini seluruh gampong di Kecamatan Pulo Aceh yang berjumlah 17 gampong telah memiliki akses internet. Selain Pulo Aceh, kecamatan lainnya di Aceh Besar juga menerima fasilitas VSAT dengan jumlah bervariasi sesuai kebutuhan dan permintaan dari masing-masing gampong,” ujarnya.
Khairul Huda menjelaskan, sejumlah lokasi penting telah menerima fasilitas VSAT untuk mendukung berbagai kebutuhan, seperti SD Negeri Ie Seum, Kecamatan Mesjid Raya, yang mendukung pembelajaran berbasis teknologi.
Selain itu, Puskesmas Krueng Mak telah mendapatkan fasilitas internet untuk mempercepat layanan kesehatan melalui integrasi sistem digital.
“Balai Konservasi Penyu di Pulo Aceh juga telah dipasang fasilitas VSAT untuk mendukung promosi wisata berbasis ekowisata,” ungkapnya.
Sementara itu, Desa Lam Teng, Rabo, dan Rinon di Kecamatan Pulo Aceh memanfaatkan fasilitas ini untuk mempermudah layanan administrasi desa dengan internet stabil. Sekolah lain, seperti MTS Swasta Lampakuk di Siron Blang, Kecamatan Kota Cot Glie, kini juga dapat memanfaatkan koneksi internet untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses bahan ajar digital.




