Upacara HKN, Sekda Aceh Utara: Indonesia Berada di Persimpangan 

Selasa, 20 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Saat upacara HKN Sekda Aceh Utara Dr. A. Murtala, M. Si pimpin upacara.

Saat upacara HKN Sekda Aceh Utara Dr. A. Murtala, M. Si pimpin upacara.

ACEH UTARA | MA Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Dr. A. Murtala, M.Si menjadi inspektur upacara Hari Kebangkitan Nasional (HKN) yang diselenggarakan di lapangan Landeng, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (20/5/2025). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat, dan diikuti oleh para ASN dan satu peleton dari Kepolisian.

Dalam arahannya, Sekda Dr. A. Murtala menjelaskan bahwa Indonesia berada di persimpangan tantangan global dan optimisme lokal. Pada peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2025, Indonesia diingatkan kembali akan semangat persatuan dan keberanian menolak penjajahan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa. Kegiatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan bangsa di tengah kompleksitas tantangan zaman.

BACA JUGA...  Zudan Arief Fakhrulloh: Musrembang Bukan Sekedar Formalitas

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, termasuk perwakilan dari Danrem 011/Lilawangsa, Komandan LANAL Lhokseumawe, Ketua DPRK Aceh Utara, Dandim 0103 / Aceh Utara, Kapolres Aceh Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon, Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setdakab, Kepala OPD, Kabag, dan Camat se-Aceh Utara.

BACA JUGA...  Kakankemenag Aceh Utara Serahkan Sertifikat PPG kepada Guru PAI

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, dalam amanatnya yang dibacakan Sekda A. Murtala, menekankan bahwa kebangkitan nasional bukanlah peristiwa yang selesai di masa lalu, melainkan sebuah ikhtiar yang terus hidup. Indonesia dihadapkan pada ujian berat seperti diskripsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital. Namun, di tengah arus globalisasi yang kuat, Indonesia memilih untuk tidak terombang-ambing dan terus menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian.

BACA JUGA...  Misriadi Bertemu KASAD Jenderal Dudung Abdurachman di Acara HUT RI Ke -78

Berita Terkait

Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama
Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan
Ayah Wa: Dukungan T. A. Khalid Jadi Bentuk Kepedulian terhadap Aceh Utara
Ayah Wa Sampaikan Terima Kasih kepada Mensos RI atas Ucapan Milad ke-800 Samudera Pasai
Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai
Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK
DPR Setujui RUU Reforma Agraria
Dukung Percepatan Penanganan Bencana, Sumut Hibah Excavator untuk Aceh Tengah 

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:50 WIB

Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Kamis, 10 September 2026 - 21:20 WIB

Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

Kamis, 10 September 2026 - 17:59 WIB

Ayah Wa: Dukungan T. A. Khalid Jadi Bentuk Kepedulian terhadap Aceh Utara

Kamis, 10 September 2026 - 14:38 WIB

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai

Rabu, 9 September 2026 - 23:00 WIB

Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK

Berita Terbaru