Toke Buah Kelapa Minta Pemerintah Aceh Buka Akses Pasar Ekspor di Setiap Pelabuhan

Rahman sendiri mengaku terpaksa menjual kelapa ke Sumatra dengan margin keuntungan yang sangat tipis. “Saat ini, saya membeli kelapa dari para pengumpul di pedalaman Bireuen dengan harga sekitar Rp 5.000 per kg. Setiap harinya, saya mengirim sekitar 35 ton kelapa ke Medan dengan harga jual hanya Rp 5.500 – Rp 6.000 per kg,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Bencana Banjir dan Longsor Aceh Jadi Alarm Lingkungan 

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata dengan membuka akses ekspor langsung dari Aceh. Dengan begitu, petani dan pengusaha lokal bisa mendapatkan harga yang lebih layak serta tidak bergantung pada pasar dalam negeri yang sering kali merugikan mereka. (Iqbal)