Terkait Himbauan Bupati, Ini Kata Ketua DPRK Aceh Besar

Senin, 29 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRK Aceh Besar, Sulaiman.

Ketua DPRK Aceh Besar, Sulaiman.

Jantho (ADC) Terkait himbauan Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali yang meminta pihak Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) untuk menghentikan aktifitas penerbangan selama 12 jam pada hari raya pertama Idul Adha dan Idul Fitri, ketua DRPK setempat menganggap himbauan tersebut terlalu memaksakan.

“Penerapan syariat islam sebenarnya bukan menghentikan aktifitas penerbangan dibandara SIM pada dua hari raya, jangan disamakan antara kita Aceh dengan Bali, kalau di Bali memang ada pantangan secara kepercayaan mereka pada waktu nyepi untuk di tiadakan semua aktifitas dan betul dibuat sepi,” kata ketua DPRK Aceh Besar, Sulaiman saat di hubungi Media ini via telfon. Senin (29 Juli 2019).

BACA JUGA...  Ayah Wa Hadiri Audiensi Nasional BKN RI Bahas Reformasi Kepegawaian dan Formasi PPPK

Diakuinya, penghentian aktifitas penerbangan dibandara itu hanya bagian dari syiar syariat, namun timingnya bisa diatur agar tidak beradu dengan waktu shalat id. “kita menyangkan jika hal itu terjadi, walau tidak melihat dari segi bisnis maskapai, namun lebih menitik beratkan kepada kebutuhan masyarakat yang hendak pergi maupun hendak pulang ke Aceh,” sebut Sulaiman.

BACA JUGA...  Bupati Tagore Gelar Rapat dengan Eksportir Kopi Bener Meriah 

Menurut Sulaiman, tidak perlu ada pelarangan aktifitas penerbangan sampai 12 jam, karena itu tidak berpengaruh dengan syariat islam. “Kalau memang ada permintaan dari karyawan di bandara untuk dapat melaksanakan salat id, hal itu bisa dikondisikan jadwal penerbangan di bandara untuk berhenti selama 3 jam dan waktu landing tak-of juga bisa di atur agar tidak mengganggu waktu salat id,” sebutnya.

Sulaiman menambahkan, Bupati jangan hanya melihat dari kebutuhan para karyawan di bandara, tapi perlu juga dipertimbangkan bagi masyarakat Aceh yang mungkin belum mendapatkan tiket untuk pulang kampung atau mendesak harus diberangkatkan karena keadaan medis.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Besar Akhiri Kegiatan Safari Ramadhan di Pulo Aceh

“Kalau ada hal-hal yang mendesak, sehingga diperlukan ada penerbangan di waktu hari raya, hal itu tidak bisa dinafikan, mengingat bisa saja ada terjadi sesuatu,” tegas Sulaiman.

Untuk pelaksanaan Syiar Syariat islam di bandara, lanjut Sulaiman, ukan dengan menghentikan aktifitas penerbangan saja. “Syiar Islam kan bisa juga dilakukan semisalnya menyambut  atau pelepasan para penumpang dengan shalawat atau lantunan orang mengaji,” tuturnya.(Mukhlisin).

Berita Terkait

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M
Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 September 2026 - 12:29 WIB

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Berita Terbaru

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB