Team Aceh Barber Seupakat Kibarkan Bendera Bulan Bintang di Barber Expo Asia Kuala Lumpur

Minggu, 7 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Team Aceh Barber Seupakat tampil mewakili Aceh dalam ajang internasional Barber Expo Asia yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (06/09/2025), sambil menaikkan Bendera Bulan Bintang.

Team Aceh Barber Seupakat tampil mewakili Aceh dalam ajang internasional Barber Expo Asia yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (06/09/2025), sambil menaikkan Bendera Bulan Bintang.

KUALA LUMPUR | MA — Dengan penuh semangat dan kebanggaan, Team Aceh Barber Seupakat tampil mewakili Aceh dalam ajang internasional Barber Expo Asia yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (06/09/2025).

Dalam event bergengsi yang diikuti oleh 12 negara tersebut, bendera kebanggaan Aceh—Bulan Bintang—berkibar dengan megah sebagai simbol eksistensi dan identitas bangsa.

BACA JUGA...  Kanwil Kemenkumham Aceh Gelar SPIP Lima Hari untuk Capai Pelayanan Prima dan Target Level Empat

Salah satu perwakilan Aceh, Nainunis atau yang akrab disapa Nay, menjadi sosok sentral dalam momen bersejarah ini.

Baginya, kesempatan hadir di panggung internasional bukan hanya sekadar ajang kreativitas di dunia barbering, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan Aceh sebagai sebuah bangsa yang memiliki sejarah panjang, martabat, dan kedaulatan.

“Saya selalu membawa identitas Aceh melalui karya ke mana pun event internasional yang saya hadiri. Karena Aceh adalah sebuah bangsa yang berdaulat, dan itu dibuktikan oleh sejarah. Aceh tidak pernah dijajah, dan MoU Helsinki juga memberikan dasar bahwa Aceh boleh memiliki benderanya sendiri,” ungkap Nay penuh haru.

BACA JUGA...  Polres Gelar Apel Serentak Kasatkamling Sekaligus Berikan Penghargaan Dan Hadiah

Aceh dikenal dalam catatan sejarah dunia sebagai negeri yang teguh mempertahankan martabatnya.

Selama masa kolonialisme, Aceh menjadi salah satu wilayah yang paling lama memberikan perlawanan, dengan rekam jejak perjuangan yang diakui secara internasional.

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB