Sumpah Pemuda, Janji yang Tak Pernah Padam di Dada Prajurit

Sumpah Pemuda, Janji yang Tak Pernah Padam di Dada Prajurit. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Laung].

Bagi Danrem yang dikenal sebagai perwira tangguh dan rendah hati ini, Sumpah Pemuda bukan hanya perayaan sejarah, tetapi momentum untuk menyalakan bara semangat baru di dada generasi penerus.

Ia menegaskan, tema tahun ini [Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu] adalah seruan moral untuk seluruh anak bangsa.

“Kemajuan bangsa tidak akan terjadi tanpa partisipasi aktif dari generasi muda. Jadilah penerus pemersatu bangsa, harapan bagi masa depan negeri. Bersama kita bisa membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, maju, dan sejahtera,” pungkasnya menirukan amanah Menpora RI.

Suasana upacara pun berubah menjadi simbol kebersamaan. Para prajurit, PNS TNI, dan tamu undangan berdiri tegak, menyatukan pandang pada merah putih yang berkibar gagah di langit biru Lhokseumawe.

BACA JUGA...  Menempa Semangat Sumpah Pemuda dari Panggung Pramuka

Namun ada momen istimewa yang menghangatkan hati semua yang hadir. Di hadapan pasukan, Danrem Ali Imran menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Letda Inf Andriyanto, prajurit TNI berprestasi yang berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali emas di ajang Kejuaraan Binaraga Asia dan Fisik Internasional, WFF Universe, di Malaysia.

Tangan keduanya berjabatan erat — simbol penghargaan, semangat, dan kebanggaan. Cahaya pagi menyorot wajah mereka, menggambarkan dua generasi TNI yang berpadu dalam satu nilai: dedikasi tanpa batas untuk negeri.