STIKes Medika Nurul Islam Laksanakan Program PKM di Desa Pulo Mesjid 1

Senin, 10 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE  | MA Tim dosen dan mahasiswa dari STIKes Medika Nurul Islam melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Pulo Mesjid 1, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “BEM TECH4HEALTH: Teknologi dan Mahasiswa untuk Meningkatkan Akses dan Literasi Kesehatan Berbasis Digital di Komunitas dalam Pencegahan Stunting pada Balita”, yang didanai oleh DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2025 Program Mahasiswa Berdampak, Skema Pemberdayaan Masyarakat Oleh BEM.

Tim pelaksana kegiatan diketuai oleh Dr. Idawati, S.ST., M.K.M, dengan anggota Ns. Azhar Mualim, M.Kep dan Bd. Yuliana, S.ST., M.Keb, serta melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKes Medika Nurul Islam. Dalam kegiatan lapangan yang berlangsung selama kurang lebih 6 bulan ini, berbagai rangkaian kegiatan dilakukan secara sistematis dan kolaboratif antara tim dosen, mahasiswa, pihak puskesmas, bidan desa, kader, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

BACA JUGA...  Dinilai Janggal, Acara Pelantikan Pengurus FPMPA Ricuh

Kegiatan diawali dengan orientasi dan briefing bersama tim BEM, dilanjutkan dengan sosialisasi program kepada kepala desa dan perangkat gampong. Setelah itu, dilakukan survei awal kondisi gizi dan kesehatan balita, serta pengumpulan data keluarga berisiko stunting untuk mendapatkan gambaran awal kondisi masyarakat.

Tim juga melakukan pemetaan akses digital masyarakat, sebagai dasar dalam pelaksanaan program berbasis teknologi. Selanjutnya, dilakukan pelatihan kader posyandu tentang aplikasi kesehatan digital, edukasi literasi gizi berbasis media digital, dan pendampingan penggunaan media digital edukatif oleh mahasiswa.

Sebagai bentuk kreativitas dan inovasi, mahasiswa bersama masyarakat turut membuat konten digital berupa poster dan video edukasi, kemudian dilakukan uji coba media digital kepada masyarakat serta pengumpulan umpan balik dari pengguna untuk keperluan evaluasi kegiatan edukasi digital.

BACA JUGA...  Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting Semester II Aceh Selatan tahun 2024

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga melaksanakan observasi posyandu balita, edukasi gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal, hingga persiapan dan pelaksanaan Lomba Kreasi Menu Sehat Lokal yang mendapat antusias tinggi dari warga. Selain itu, terdapat pula pendampingan dusun dalam Lomba Dusun Bersih, sebagai bentuk kampanye perilaku hidup bersih dan sehat dalam pencegahan stunting.

Kegiatan terus berlanjut dengan monitoring kader digital health, pendampingan penggunaan aplikasi kesehatan, dan evaluasi tingkat literasi digital masyarakat. Tim juga secara berkala menyusun laporan mingguan, melakukan konsolidasi data kegiatan lapangan, serta diskusi hasil bersama dosen pembimbing untuk memastikan ketercapaian tujuan program.

Di akhir kegiatan, mahasiswa melakukan analisis hasil survei lapangan, penyusunan laporan akhir kelompok, serta pembuatan video dokumentasi dan laporan publikasi kegiatan. Program kemudian ditutup dengan presentasi hasil kegiatan, refleksi bersama masyarakat dan perangkat desa, serta serah terima hasil kegiatan kepada pemerintah desa.

BACA JUGA...  Lulu Hapsari Halim Resmi Di-Yudisium Dari Fakultas Kedokteran Prodi Psikologi USK

Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Idawati, S.ST., M.K.M., yang juga sebagai Ketua STIKes Medika Nurul Islam, mengatakan bahwa kegiatan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program nasional pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Melalui kolaborasi antara teknologi, mahasiswa, dan masyarakat, kami ingin menghadirkan solusi inovatif untuk meningkatkan literasi kesehatan keluarga, khususnya dalam mencegah stunting pada balita,” ujarnya, Ahad, 9 November 2025.

Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berperan aktif dalam pembangunan kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan desa dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan berdaya secara digital.(R)

Berita Terkait

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri
Hardikda 2026, Aceh Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul
KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif
Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh
Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 
Peringati Hari Damai Aceh, Siswa SMK Negeri 1 Lhoksukon Gelar Nuansa Keagamaan dan Sosial

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:17 WIB

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Rabu, 2 September 2026 - 14:50 WIB

Hardikda 2026, Aceh Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB