Sri Mulyani Cairkan Rp 560 M untuk Palu dan Donggala Hari Ini

Senin, 1 Oktober 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (ADC) Menteri Keuangan Sri MulyaniIndrawati hari ini mencairkan dana Rp 560 miliar yang merupakan usulan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu korban gempa dan tsunami di Paludan Donggala, Sulawesi Tengah.

“(Anggaran Rp 560 miliar untuk bantuan bencana) hari ini juga sudah cair,” kata Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin, 1 September 2018.

BNPB sendiri meminta dana tersebut pada Sabtu (29/9), dan Kemenkeu langsung memprosesnya hari itu juga sehingga bisa cair hari ini.

BACA JUGA...  Ayah Wa Temui Sejumlah Menteri di Jakarta Untuk Pembangunan Aceh Utara 

“Yang itu (Rp 560 miliar) yang saya proses weekend kemarin begitu terjadi (gempa), hari Sabtu permintaan kita sudah approve dan proses penganggarannya sedang berjalan sehingga itu kita setujui pada hari Sabtu yang lalu,” jelasnya.

Nantinya pemanfaatan dan pembagian alokasi bantuan tersebut akan diatur langsung oleh BNPB, yakni mengatur daerah-daerah yang akan menerima bantuan. Adapun daerah yang terkena dampak bencana meliputi Donggala, Palu, dan Sigi.

BACA JUGA...  Ayah Wa Resmikan Pos Damkar di Kecamatan Langkahan

“BNPB kan membuat suatu pool dana. Jadi mereka yang akan menentukan untuk daerah-daerah yang memang memiliki prioritas tinggi,” tambahnya.

Pagi ini, setelah memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Sri Mulyani juga menyempatkan diri rapat bersama jajarannya membahas langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi bencana Sulawesi Tengah.

“Kita juga fokus hari ini lebih kepada suasana bencana yang terjadi di Palu dan Donggala, dan tadi kita juga rapat sebentar sesudah upacara untuk menentukan langkah-langkah,” jelasnya. (detik.com)

BACA JUGA...  Daud Pakeh Ajak Masyarakat dan ASN Bantu Palu dan Donggala

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB