“Dinas Kesehatan akan memberikan bimbingan dan pendampingan, karena terdapat standar-standar yang wajib dipenuhi oleh SPPG,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelatihan ini juga merupakan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya keracunan makanan yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari bahan pangan, proses pengolahan, waktu distribusi, hingga cara penjamahan makanan.
“Seluruh tahapan harus menerapkan SOP dengan benar agar makanan yang disajikan aman, khususnya bagi anak-anak sekolah,” jelasnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan pengisian kuesioner, penyampaian materi, serta pelatihan Sertifikasi Penjamah Makanan yang disampaikan oleh empat narasumber.
Dalam acara tersebut juga turut hadir Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Aceh Tengah Sastrawani, SKM., MAP., Kabid Kesehatan Masyarakat Ainal Mardiah, S.ST., MKM., serta staf Kesehatan Lingkungan Dahliana, SKM, dan sejumlah pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Aceh Tengah, dan para peserta pelatihan SPPG. (AR)




