“Pada perhitungan suara di tingkat Kecamatan Nurussalam berdasarkan D1 hasil kecamatan salah satu anggota DPD hanya memperoleh suara sebanyak 524 sedangkan di D1 hasil kabupaten DPD tersebut memperoleh suara sebanyak 2.774, untuk DPR-RI salah satu caleg dari partai Nasional hanya memperoleh suara sebanyak 478 dan di pleno kabupaten berubah menjadi 2.478 ini dari mana hasil yang di peroleh?,” ungkap FTB
IDI | mediaaceh.co.id – Masyarakat menilai kinerja pihak penyelenggara pemilu tidak transparan dalam melaksanakan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan dan kabupaten.
Hal tersebut diungkapkan salah satu masyarakat Kecamatan Nurussalam, sebut saja namanya FTB. Menurutnya pengelembungan suara yang terjadi di Kecamatan Nurussalam di DPR-RI dan DPD RI
“Pada perhitungan suara di tingkat Kecamatan Nurussalam berdasarkan D1 hasil kecamatan salah satu anggota DPD hanya memperoleh suara sebanyak 524 sedangkan di D1 hasil kabupaten DPD tersebut memperoleh suara sebanyak 2.774, untuk DPR-RI salah satu caleg dari partai Nasional hanya memperoleh suara sebanyak 478 dan di pleno kabupaten berubah menjadi 2.478 ini dari mana hasil yang di peroleh?,” ungkap FTB
Menurut FTB, Pengelembungan suara yang terjadi ini menjadi salah satu pemilu curang yang di terlihat kepada masyarakat




