Siaga, ‘Siluman Penghisap Bensin’ di SPBU Bireuen

Senin, 15 Oktober 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen (ADC)-Ketiadaan bensin (Premiun) yang melanda Bireuen selama ini, sebenarnya disebabkan adanya ‘siluman penghisap bensin” dari oknum, yang ternyata sudah siaga di antrian  depan  disetiap  SPBU, yang sepertinya tahu, jika adanya  pasokan bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium dari Mobil Tangki Pertamina.

Seperti yang terjadi di SPBU Reuleut/PT Akmal Abadi, Jumat (13/10) siang,  yang tampak anrian mobilnya mencapai ratusan meter, setiap adanya  pasokan BBM jenis premiun dari Pertamina, namun sayangnya saat mencapai tempat pengisian BBM, tidak dilayani lagi oleh petugas, mengingat premium keburu habis.  Tidak mengherankan jika sumpah sarapah keluar dari mulut pemilik mobl, mengingat sudah ber jam-jam ngantri,  ternyata bensinnya sudah kandas.

Apalagi ketika ngantri harus menunggu mobil-mobil tertentu yang begitu lama dalam pengisian  premium dalam tangki mobilnya  Ibaratya seperti pengisian BBM dalam tangki truk interkuler, walau yang diisi premium itu, merupakan mobil jenis minibus suzuki carry atau mobil kijang serta mobil yang dimodif tangkinya. Bisa dibayangan cukup lama harus menunggu, jika tiba giliran mobil seperti itu. ‘Mobil Suzuki Carri mengisi BBM, tangkinya truk interkuler,” ujar Amirudin dengan nada berang.      

BACA JUGA...  Soal Sayid Fadhil KPA Minta Gubernur Patuhi Hukum

Usut punya usut ternyata Mobil Carry dan kijang serta jenis mobil sejenis lainnya, ternyata Siluman penghisap bensin yang sedang menyedot pemium ke dalam tanki olahan atau tangki yng sudah dirombak. Hal itulah, penyebab kelambanan pergerakan antrian mobil di depan SPBU dan jalan raya Medan-Banda Aceh.  Adanya dugaan keterlibatan petugas dan oknum konsumen yang menebus lehih harga premiun, sehingga mengisi  secara berlebihan yang melebihi kapasitas isi tangki mobilnya, maka terjadilah pembiayaran seperti itu.

Seperti disaksikan media ini, ada mobil jenis kijang model lama atau mobil Suzuki Carry atau sedan lama yang telah merobak tangki mobilnya sehingga bisa mengisi lebih banyak. Untuk jenis mobil seperti itu, tangkinya diolah seperti tangki mobil interkuler,  yang mampu menyedot premium 90 leter-200 liter lebih, sehingga banyak mobil lainnya tak kebagian BBM karena disedot oleh mobil yang telah ditombak tangkinya. Seperti terlihat pada pada salah mobil tersebut, jika di jok bagian belakang  menempatkan tangki ukuran besar melebihi tangki buatan pabrik mobilnya. Dalam mobil tersebut, berisi tanki asli dan tangki olahan yang mampu menyedot bensin  bensin 120 lebih, itu belum termasuk mobil lainnya milik oknum tertentu, yang besar tankinya seperti tangki Truk, yang mampu menyedot bensin 160 lebih. “Mobil jenis Carry dan kijang seperti itu masak isinya tangkinya bisa mencapai 100 liter lebih. Anehkan, ini malah petugas  SPBU membiarkan saja, masak sich enggak tahu kapasitas isi BBM setiap mobilnya,” tanggap salah sopir yang sedang antri iu.

BACA JUGA...  Dishub Kota Sabang Sumbang Subsidi, Gara-gara Ini

Bukan hanya itu saja, pembiaran juga terjadi seusai pemilik mobil mengisi premium, yang ternyata turut mengisi, setidaknya tiga jerigen besar yang diletakkan dalam mobilnya. Meski petugas SPBU melarang mengisi dalam jerigen, tapi oknum tersebut memaksanya, alasannya kenapa orang lain dibolehkan, sedangkan dirinya, yang juga antri tidak dibolehkan. Sosok yng diduga oknum tersebut turut pula membawa-bawa nama anggota dewan setempat. Akhrnya petugas tidak berkutik serta tidak mau mengadu argumen, dan membiarkan oknum tersebut untuk mengisi premiun dalam jerigennya. ”Kalau begini kejadiannya, yang kena kan petugas SPBU juga,” tanggap seorang petugas saat oknum itu pergi seusai mengisi premium dalam jerigen.

BACA JUGA...  AK: Penetapan Ganja Sebagai Narkotika Golongan I Patut Ditinjau Ulang

 Sementara lainnya, ada warga yang berulang kali mengisi premium dalam jerigennya, tetap dilayani petugas, padahal petugas mengenal dengan baik, warga tersebut. “Seharusnya tidak dilayani membeli premium, melenbihi satu kali setiap ada pasokan BBM, ujar salah seorang warga.

Keadaan seperti ini, menyebabkan banyak pemilik mobil yang  resah jika kasus seperti itu berlangsung terus, karena jatah minyak subsidi itu, lebih banyak dinikmati siluman penghisap bensin, yang teryata minyak tersebut di biniskan lagi, ke pihak lainnya. Seharusnya petugas SPBU tidak melakukan pembiaran, sehingga orang-orang yang antri tidak merasa kecewa. Hendaknya pula, aparat keamanan turut mengamanankan agar hal itu tidak terjadi lagi. “Jika kehabisan premium itu secara wajar dapat kami terima, tapi jika pakai tangki olahan dan pengunaan jerigen yang berlebihan dalam mendapatkan premium, sangat kami sesalkan,” pungkas pemilk mobil yang tak kebagian premium, karena keburu habis.(Maimun Mirdaz) .

Berita Terkait

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 
Lima Wartawan Aceh Lolos Sebagai Penguji, SPS dan PWI: Selamat 
SPS Aceh Rekom Lima Wartawan PWI dan  Lulus Calon Penguji
Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun
FPRMI Aceh Bedah Potensi Jerat Pidana Produk Jurnalistik
Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:14 WIB

SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Lima Wartawan Aceh Lolos Sebagai Penguji, SPS dan PWI: Selamat 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:59 WIB

SPS Aceh Rekom Lima Wartawan PWI dan  Lulus Calon Penguji

Berita Terbaru

Kadis PUPR Aceh Selatan Skar Fharaby.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:57 WIB

Saat TNI bersama warga Gampong Lawe Buloh Didi, Kluet Timur, Aceh Selatan membangun jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:20 WIB

RAGAM BERITA

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:24 WIB

Kegiatan DPC Partai Demokrat Aceh Tengah dalam rangka Setetes Darah Untuk Sejuta Harapan bekerja sama dengan RSU Datu Beru Takengon

POLITIK

Demokrat Aceh Tengah Gelar Donor Darah 

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:48 WIB

Serah terima pengurus PGRI PC TJA lama dengan baru yang disaksikan oleh Wakil Ketua I dan II PD PGRI Kabupaten Aceh Utara di aula K3S TJA, Rabu, (14/10).

PEMERINTAHAN

Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:32 WIB