Setelah Jateng, YARA Surati Gubernur Jatim Minta Bantu Bangun Rumah Dhuafa

Senin, 24 Februari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya (MA)- Setelah beberapa hari yang lalu menyurati Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, SH, meminta bantuan untuk membangun rumah dhuafa yang oleh Pemerintah Aceh sejak tahun 2018 telah di data dan dananya sudah tersedia namun di tunda pembangunannya oleh Pemerintah Aceh, kini Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), kembali menyurati Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

Dalam surat yang di antar langsung oleh Sabrina, Perwakilan YARA di Jawa Timur, YARA menyampaikan bahwa ada 1.100 masyarakat Aceh yang telah di data di Baitulmal Aceh dan dana untuk pembangunan juga sudah tersedia yang di kumpulkan dari infaq dan dana umat, yang oleh Pemerintah Aceh di janjikan akan di bangun pada 2020 ini. Namun sampai saat ini belum ada realisasi apapun dari Pemerintah Aceh untuk memenuhi janjinya membangun rumah dhuafa.

BACA JUGA...  LPEM Tolak Pembangunan PLTA Aceh

Pertimbangan lainnya di sampaikan kepada Gubernur Jawa Timur, bahwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh pada September 2019, Provinsi Aceh menempati posisi sebagai Provinsi termiskin di Sumatera dan urutan nomor 6 di Indonesia dengan jumlah penduduk miskin mencapai 810.000 orang atau 15,01 persen, walaupun angka tersebut mengalami penurunan sebesar 0,31 persen di bandingkan September 2018. Pada akhir surat juga di tambahkan infrormasi kepada Gubernur Jawa Timur bahwa pada saat penundaan pembangunan 1.100 rumah dhuafa yang dananya dari infaq dan dana umat pada 2019, Pemerintah Aceh juga pada akhir tahun anggaran 2019 membelanjakan 172 unit mobil senilai 100 M dari APBD/ APBA.

BACA JUGA...  Toke Buah Kelapa Minta Pemerintah Aceh Buka Akses Pasar Ekspor di Setiap Pelabuhan

“Surat kami antar langsung ke TU Gubernur Jawa Timur dan diterima oleh Mudalifa pada sub bagian pengurusan surat,” terang Sabrina yang juga aktif di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kota Malang, Senin 24 Februari 2020.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan lakukan konsolidasi dengan mengumpulkan koin untuk pembangunan rumah dhuafa yang telah di data di Baitulmal Aceh, kami ingin membantu menyumbang agar pembangunan rumah bagi masyarakat prasejahtera di Aceh tidak menjadi harapan palsu dari pemerintah,” tutup Sabrina Mahasiswa Fakutas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang. (R)

BACA JUGA...  Hardiknas, Sekda Aceh Utara Serahkan Penghargaan untuk Sekolah dan Siswa Berprestasi

Berita Terkait

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang
Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam
Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:32 WIB

PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB