“Apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Pidie Jaya, termasuk kehadiran Sekda Pidie Jaya, Ir. Jailani dan jajarannya dalam kegiatan pelatihan ini. Kami berharap kerja bersama Pemerintah Aceh, UNICEF, dan Flower Aceh sebagai mitra pelaksana, dalam pelatihan kali ini dapat bermanfaat bagi para tenaga Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, dan bagi masyarakat sebagai penerima manfaat akhir,” tegasnya.
Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati menjelaskan seputar pelatihan MTBS dan tujuan Pelaksanaan pelatihan penyegaran dan update pendamping/Pelatih MTBS sebagai alah satu upaya terstruktur untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan Ibu, bayi baru lahir dan anak terpadu di Aceh, termasuk saat bencana atau krisis kesehatan.
“Pelatihan yang akan berlagsung selama 3 hari pada 28 sd 30 Juni ini melibatkan 26 orang tenaga kesehatan sebagai peserta, 24 dari puskesmas dan 2 dari Dinas Kesehatan yang merupakan dokter, bidan dan perawat dari puskesmas,”.
Lanjut Riswati, Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyegaran dan update MTBS bagi calon pendamping/pelatih kalakarya MTBS tingkat kabupaten dan Puskesmas.
“Pelatihan juga bertujuan untuk menyepakati perencanaan dan penjadwalan pelatihan kalakarya tingkat Puskesmas,” pungkasnya. [Ali Akbar].





