Ia juga mengimbau masyarakat Blang Kolak I agar bijak dalam menentukan pilihan. Warga diminta memilih berdasarkan hati nurani, bukan karena janji atau imbalan. “Pilihlah calon yang benar-benar layak memimpin, lihat ketokohannya, keluarganya, dan perilakunya di tengah masyarakat. Jika dalam keluarganya saja tidak sejalan, maka itu bisa menjadi kesalahan fatal bagi warga yang memilih,”pesannya.
Sejahtra menegaskan, ilmu pengetahuan agama dan ilmu sosial harus berjalan beriringan untuk membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. “Agama itu pondasi utama, tapi ilmu kemasyarakatan juga penting agar kita bisa memajukan kampung dengan cara yang benar dan berkeadilan,” tutupnya dengan penuh keyakinan. (AR)




