Ziarah ke pusara pahlawan itu, dimaknai bukan sebagai acara seremonial dan agenda tahunan menjelang puncak peringatan HUT RI.
Tetapi harus dimaknai sebagai ritualitas dan penyemangat untuk meneruskan perjuangan para pejuang.
T. Cut Ali dan Panglimo Rajo Lelo, telah memperlihatkan hasil perjuangannya sehingga Bangsa Indonesia meraih kemerdekaan.
Hasil perjuangannya itu, bukan sekadar untuk catatan sejarah, tetapi nilai semangat yang harus terus dihidupkan dalam menjaga persatuan dan membangun Aceh Selatan menuju daerah yang maju dan sejahtera, begitu kata Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS.
Pelaksanaan ziarah itu, dihadiri jajaran Forkopimda Aceh Selatan, di antaranya Kapolres AKBP T. Ricki Fadlianshah, Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf. Faiq Fahmi, Wakil Bupati H Baital Mukadis, Kajari Aceh Selatan, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Mahkamah Syariah, serta para pejabat pemerintah daerah, unsur kecamatan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pelajar.
Sementara itu proses upacara dengan susunan Kapten Inf. Priya Utama selaku Perwira Upacara dan Lettu Inf. Tri Suharto sebagai Komandan Upacara.
Sedangkan peserta upacara terdiri dari pasukan TNI/Polri, ASN, pelajar SMA/SMK, serta pasukan korsik dari PDBI Aceh Selatan.(Maslow Kluet).




