RSUD Aceh Tamiang Megah, tak Seheroik Bobroknya Pelayanan

Minggu, 7 Agustus 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Aceh Tamiang Megah, tak Seheroik Bobroknya Pelayanan

KUALASIMPANG (MA) – Cikal bakal terbentuknya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Aceh Tamiang, berawal adanya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terbesar di Indonesia saat itu, sebab memiliki tatanan teknis dan pelayanan medis yang begitu lengkap.

Ada Bangsal tempat perawatan pasien, ruang operasi, pengolahan limbah yang baik, dokter spesialis, ruang Rongent, serta fasilitas penunjang lain sebagai upaya pelayanan medis cepat tepat.

BACA JUGA...  Baiturrahman Juara Lomba Cerdas Cermat KIG 2018

Puskesmas Karang Baru [begitu sebutannya] sebab berada di kecamatan Karang Baru [kewedanaan Aceh Timur] masa pemerintahan Kolonial Belanda.

Seorang dr. Zaini [mantan Gubenur Aceh, periode 2012-2017] pernah melakukan praktik jasa medisnya di Puskesmas Karang Baru tersebut.

Namun karena pergerakan politik [kala itu], memaksa dia hengkang dari profesi dokternya, nyasar masuk dalam pergerakan struktur Aceh Merdeka [GAM] menjadi ‘sempalan’ pada ‘tras’ organisasi [yang dianggap pemerintah RI sebagai gerakan sparatis] itu.

BACA JUGA...  Medco Kembangkan Sumur Gas Tahap Dua, Siapkah Pemkab Atim

Kita lupakan dahulu dr. Zaini. Beralih pada tingkat pelayanan yang dirasa pasien masih sangat jauh dari kata ‘sempurna’ diberi para dokter spesialis kepada pasien.

Saat menyandang sebutan Puskesmas Karang Baru, pelayanan jasa medisnya (kesehatannya) sangat sempurna, sebab dimanajerial dengan baik dan benar. Maju dan berkembang dengan pesat, hingga [Puskesmas Karang Baru] menjadi rujukan bagi pasien [Langsa, Peureulak, Idi serta daerah tetangga dari Aceh Timur].

BACA JUGA...  Pertama Kali, Ponpes Al-Gurobah Takengon Meriahkan HUT RI Bareng Densus 88 AT Polri

Berita Terkait

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Berita Terbaru

Kadis PUPR Aceh Selatan Skar Fharaby.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:32 WIB

Saat peluncuran program gerakan menanam pada acara HUT Kota Meulaboh oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, Ahad, (11/10).

PEMERINTAHAN

Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:25 WIB

Rapat kepengurusan SMSI Aceh Utara dalam mempersiapkan pelantikan dan penganugrahan di Cafe SPBU Teuping Punti, Ahad (11/10).

RAGAM BERITA

SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:14 WIB