Lhokseumawe (MA) – Perkembangan aliran uang rupiah pada bulan Februari 2021 untuk KPwBI Lhokseumawe mengalami net-inflow sebesar Rp98,14 miliar.
Adapun rincian arus uang keluar (Outflow) dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe sebesar Rp38,79 miliar atau mengalami kenaikan arus uang keluar sebesar 55,5% dibandingkan bulan Januari 2021 sedangkan arus uang masuk (Inflow) tercatat senilai Rp136,93 miliar atau meningkat sebesar 3,4% dibandingkan bulan Januari 2021.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Lhokseumawe Yukon Afrinaldo dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/3/2021) mengatakan, kondisi net-inflow pada Februari 2021 di KPwBI Lhokseumawe masih sesuai dengan perkiraan kebutuhan uang untuk awal tahun yang cenderung stabil dengan tingkat uang keluar yang belum signifikan.
Selanjutnya ia menyebutkan, dua Kas Titipan yang berada di wilayah kerja KPwBI Lhokseumawe yaitu kas titipan Takengon dan Langsa masih belum beroperasi pasca ditutup pada akhir tahun 2020 yang disebabkan adanya perubahan bank pengelola di Kas Titipan Takengon dan Langsa sebagai dampak implementasi Qanun Aceh nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS). (Mulyadi).




