Rohingya Kembali, Aceh Selatan  Kalah  Diplomasi 

Senin, 18 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagian orang pengungsi asik mengobrol di depan pintu GOR, tanpa diketahui apa yang dibicarakan mereka. Poto direkam, Senin, (18/11).(foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Sebagian orang pengungsi asik mengobrol di depan pintu GOR, tanpa diketahui apa yang dibicarakan mereka. Poto direkam, Senin, (18/11).(foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Sumber yang layak dipercaya mengungkapkan, tidak lengkapnya  dokumen dari Pemkab Aceh Selatan, menyulitkan pihak kepolisian di Banda Aceh dan Kota Lhokseumawe untuk menindaklanjutinya.

“‘Maka, para pengungsi dibawa pulang ke Aceh Selatan yang kini menempati bangunan Gedung Olah Raga Tapaktuan Sport Center (TSC), kendatipun warga Gampong Pasar Tapaktuan menolaknya,”  kata sumber di Tapaktuan, Senin, (18/11).

BACA JUGA...  Presiden Jokowi Buka Penas XV 2017 Aceh

Belakangan, warga setempat, akhirnya menerima pengungsi tersebut dengan alasan kemanusiaan. “Kami memberi batas waktu agar pengungsi itu minggat dari kampung kami,” kata tokoh masyarakat setempat.

Di tempat lain, banyak pendapat yang mengemuka antara pro dan kontra. Pendapat pro, menilai dari segi kemanusiaan di tengah daerah syariat Islam, sebaiknya ditampung.

“Mengapa dibiarkan pengungsi Itu “terombang-ambing” di darat, setelah terombang-ambing di lautan,” kata seorang warga Tapaktuan Abdullah Yahya (56).

BACA JUGA...  Daniel Manurung Ditetapkan Sebagai Ketua Bidang Penelitian, Pengembangan dan SDM LSM ANTARTIKA

Sedangkan yang kontra, menyebut kedatangan pengungsi itu sebagai beban bagi daerah.

Dalam situasi prp-kontra itu, membuktikan bahwa pengungsi Rohingya diduga sering dipermainkan oleh  pihak tertentu seperti  UNHCR dan Kemenkum HAM Provinsi Aceh.

Staf Ahli Bidang Keistimewaan dan Kerjasama Setdakab Aceh Selatan Yuhelmi, SH yang ditugaskan khusus oleh Penjabat Bupati Cut Syazalisma dalam urusan pengungsi internasional yang dikonfirmasi mediaaceh.co.id tentang “kalah diplomasi”, di Tapaktuan, baru lalu, tidak memberikan tanggapan.

BACA JUGA...  Listrik Kerap Padam di Kecamatan Kota Bahagia, Warga Mengeluh

Berita Terkait

Kabid Humas Polda Kaltim Ajak Masyarakat Dukung Penyebaran Informasi Kepolisian
Kandidat Ketua PWI Aceh NN Sesalkan Indikasi Pembunuhan Karakter 
Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga
Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:53 WIB

Kabid Humas Polda Kaltim Ajak Masyarakat Dukung Penyebaran Informasi Kepolisian

Kamis, 5 November 2026 - 20:13 WIB

Kandidat Ketua PWI Aceh NN Sesalkan Indikasi Pembunuhan Karakter 

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Berita Terbaru