Presiden Jokowi Buka Penas XV 2017 Aceh

Sabtu, 6 Mei 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh |AP-Presiden Republik Indonesia Jokowi, membuka secara resmi acara Petani dan Nelayan andalan Penas XV 2017 yang dipusatkan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu, 6 – mai – 2017 yang dikuti oleh para peserta petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, dan acara ini berlangsung sampai dengan tanggal 11 Mei 2017, selain itu acara ini diisi pula oleh pameran mengenai keberhasilan sektor tani dan nelayan yang diikuti oleh unsur pemerintah maupun swasta dari seluruh nusantara.

Presiden Jokowi yang tiba dari Jakarta pada hari yang sama disambut Gubernur Aceh, dr H.Zaini Abdullah dan unsur Forkopimda lainnya yaitu Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Moch Fahrudin Kapolda Aceh, Rio S Djambak, selanjutnya Presiden yang dulu pernah menetap di Aceh ini langsung menuju ke tempat acara berlangsung karena para peserta yang berjumlah 35.000 orang dari seluruh pelosok Indonesia ini memang sudah menunggunya.

BACA JUGA...  Pemuja Prabowo Wajib Berterima Kasih kepada Jokowi

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan kepada peserta Penas XV 2017 yang datang dari 34 provinsi yang akan mengikuti puncak acara ini Presiden mengatakan, “kita ingat dulu saat kita masih kecil sering mendengar nasehat, kalau ngak ada petani yang bekerja keras kita mau makan apa, kalau tidak ada nelayan yang bekerja keras, kita mau makan ikan apa. Saya ingat itu saat kita masih kecil, makanya kita semua harus sayang kepada petani dan nelayan, dan sampai pula saya disini untuk bertatap muka dengan para nelayan dan petani”.

Kepada para peserta Penas XV 2017 Aceh yang telah memadati Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh sejak pagi, Presiden RI ini yang dikenal dekat dengan petani dan nelayan ini menjelaskan pula betapa pentingnya kerja keras para petani dan nelayan yang hasilnya dapat dinikmati oleh mereka sendiri maupun masyarakat.

BACA JUGA...  Pemerintahan Jokowi Siap Tindak Sejumlah Media Online

“Saya bangga dan sangat bahagia menghadiri pembukaan acara Penas KTNA XV 2017 yang berlangsung di Banda Aceh ini, dan saya gembira sekali untuk bertemu saudara saudara yang datang dari seluruh pelosok Indonesia.” ungkap Jokowi.

Presiden juga menjelaskan bahwa sekarang ini pemerintah sedang terus mengupayakan pembangunan waduk dari Sabang sampai Merauke, lebih kurang ada 50 waduk raksasa.

“Paling banyak di Nusa Tenggara Timur karena disana sangat perlu sekali, kita harapkan dengan selesainya waduk waduk tersebut, pertanian kan intinya air, kalau airnya gak ada bagaimana kita menanam.” jelasnya.

Dalam tahun ini, selaku Presiden telah menginstruksikan Menteri Pertanian dan Menteri Desa untuk membangun embung embung ukuran kecil, target yang ingin dicapai adalah 30 ribu embung.

Dalam kesempatan pembukaan Penas XV 2017, Presiden mempersilakan perwakilan petani ke atas panggung kehormatan, para petani tersebut dipersilakan menjelaskan bagaimana cara sukses yang telah diraihnya maupun cara mengembangkan hasil pertaniannya, seperti coklat dan jagung, serta Presiden juga menanyakan kesuksesan petani tersebut agar bisa diambil contoh masyarakat atau peserta yang hadir.

BACA JUGA...  Perkuat Tata Kelola dan Pelestarian Budaya, DPRK Aceh Tengah Siapkan Prolegda 2026

Setelah mengajukan beberapa pertanyaan Jokowi lalu memberi hadiah sepeda yang bertulis label Jokowi di sepedanya kepada peserta yang bisa menjawab pertanyaannya.

Sesudah acara tanya jawab dengan para petani, Presiden lalu membuka acara Penas XV 2017, ditandai dengan pemukulan beduk atau tambo yang disaksikan oleh para undangan baik dari Aceh maupun para undangan yang datang dari seluruh Indonesia. Acara pembukaan Penas ini ditutup oleh pembacaan doa, dan Presiden langsung menuju kearah lapangan untuk meninjau produk traktor yang merupakan hasil buatan para petani itu sendiri.
Pada saat itulah peserta Penas XV ini berebutan untuk photo bersama dengan orang nomor satu di Republik ini. (AS)

Berita Terkait

Petani Keluh Bantuan Bibit Padi dari Pemerintah, Muhammad Hasan: Cek Lapangan
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
Ayah Wa: 800 Tahun Samudera Pasai Momentum Kebangkitan Aceh Utara
Sambil Menyeruput Kopi, Ayah Wa Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara
Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Piasan Pase 2026 Digelar 7 Hari, Aceh Utara Rayakan 800 Tahun Sejarah Pase
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 12:37 WIB

Petani Keluh Bantuan Bibit Padi dari Pemerintah, Muhammad Hasan: Cek Lapangan

Sabtu, 5 September 2026 - 17:11 WIB

Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 September 2026 - 10:34 WIB

Sambil Menyeruput Kopi, Ayah Wa Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Jumat, 4 September 2026 - 17:46 WIB

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB