Razarialdi Kembali ke ‘Rumah Besar’ Partai Demokrat

Rajarialdi Kembali ke ‘Rumah Besar’ Partai Demokrat. (Foto/dok: Fandi Perdana/mediaaceh.co.id.

“Pengunduran diri saya dari Tim DuHa, baik sebagai Penasehat, Juru Kampanye, maupun Juru Bicara, adalah langkah lanjutan dari pembubaran Tim Sayap BeDa, yang secara de facto sudah saya bubarkan sejak seminggu yang lalu,” ujarnya.

SINGKIL | mediaaceh.co.id – Peta politik di Aceh Singkil [tanah kelahiran Syekh Abdurrauf] semakin memanas jelang penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati.

BACA JUGA...  Berstatus Anggota DPR, Polisi Hentikan Kasus Ketua Fraksi Partai Nasdem

Kedua tim pemenangan kandidat mulai bergerak cepat dan menyusun strategi untuk memenangkan dukungannya pafa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 – 2029.

Di tengah situasi yang semakin sengit, Ketua Tim Sayap Pemenangan Bengkek-Dayat (BeDa), Razaliardi Manik, yang juga merupakan Juru Bicara Tim DuHa, secara mengejutkan menyatakan pengunduran dirinya.

Dalam keterangan resmi Razaliardi menyampaikan kepada publik, termasuk para pendukung, sahabat, dan masyarakat Aceh Singkil, terkait keputusan politiknya. Selasa, 17 September 2024.

BACA JUGA...  Dinamika Pilkada Aceh, Relawan Bustami Alih Dukungan ke Mualem-Dek Fad

“Mengamati dinamika politik yang berkembang dalam Pilkada 2024 ini, saya memutuskan untuk menarik dukungan politik saya dari Tim DuHa, yang sebelumnya saya dukung melalui BeDa,” tegas Razaliardi.

Dijelaskan bahwa; Tim Sayap BeDa awalnya dibentuk sebagai strategi penggalangan suara dan merupakan bagian penting dari gerakan pemenangan DuHa.