Ratusan Anggota KPA/PA Pidie Hadiri Syukuran dan Santunan Anak Yatim Memperingati HUT RI ke-80

“Kami berharap ada program yang berpihak pada mereka. Pemerintah pusat perlu memperhatikan butir-butir perjanjian yang hingga kini belum tuntas, agar perdamaian ini semakin kokoh dan tidak menyisakan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Acara syukuran kemudian ditutup dengan tausiah serta doa bersama yang dipimpin oleh Tgk. Waled Nasir Ismail, ulama kharismatik sekaligus mantan Ketua MPU Kabupaten Pidie. Dalam tausiahnya, ia menekankan pentingnya memelihara persatuan, mempererat ukhuwah, serta menjaga perdamaian yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar.

BACA JUGA...  Pada HUT Bhayangkara Ke 73, 25 Personel Polres Aceh Utara Naik Pangkat

“Perdamaian adalah nikmat Allah yang harus kita syukuri. Jangan sampai nikmat ini hilang karena kelalaian kita. Mari bersama-sama mengisinya dengan kebaikan, kepedulian sosial, dan pengabdian untuk rakyat,” pesannya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa keselamatan untuk bangsa dan negara, khususnya bagi Aceh yang kini menikmati hasil dari perdamaian. Kehadiran ratusan mantan kombatan, tokoh masyarakat, ulama, serta pejabat pemerintah menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan persatuan tetap hidup di tengah masyarakat Pidie.

BACA JUGA...  Polres Aceh Selatan Santuni Keluarga  Korban Tenggelam di Trumon Timur

Dengan peringatan HUT RI ke-80 yang dirangkaikan dengan syukuran dan santunan anak yatim ini, DPW KPA/PA Pidie berharap dapat terus memperkokoh persatuan, menjaga perdamaian, sekaligus memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan rakyat dan kemajuan Indonesia.(R)