Ranwal RKPD 2025 Aceh Utara Dibuka, Mahyuzar Sampaikan Ini

Pj Bupati Aceh Utara Dr. Mahyuzar, M. Si saat membuka Ranwal RKPD 2025.

Disebutkan, dari hasil evaluasi terdapat beberapa permasalahan pembangunan yang masih akan dihadapi pada tahun 2025 di Aceh Utara, yakni tingkat kemiskinan masih tinggi dibanding dengan Provinsi dan Nasional dan masih tingginya jumlah penduduk di bawah garis kemiskinan (kemiskinan ekstrem); Indeks Pembangunan Manusia masih di bawah Provinsi dan Nasional; angka prevalensi stunting masih tinggi dibanding Provinsi dan Nasional; tingginya tingkat pengangguran terbuka; infrastruktur dasar (jalan, irigasi, air bersih dan sanitasi) banyak dalam kondisi rusak; akses terhadap air bersih dan sanitasi masih belum mencapai target standar pelayanan minimal; penanggulangan bencana banjir belum optimal; pertumbuhan ekonomi fluktuatif, sangat tergantung pada sektor pertanian, pertambangan dan industri pengolahan; rendahnya produktivitas dan nilai tambah produk pertanian; tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak; serta tingginya kasus penyalahgunaan NAPZA.

BACA JUGA...  Wali Nanggroe Minta Wamenlu Buka Foreign Office di Aceh

Dari berbagai permasalahan tersebut, beberapa hal yang dapat dilakukan meliputi meningkatkan pendapatan dan mengurangi beban masyarakat serta intervensi kantong-kantong kemiskinan; menigkatkan kualitas sumber daya manusia dan kualitas kesehatan masyarakat; mengoptimalkan pelaksanaan 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting; meningkatkan keterampilan tenaga kerja berbasis kompetensi; melakukan pemeliharaan dan pengembalian kondisi insfrastruktur dasar ke kondisi yang layak; mendorong Pemerintah untuk meningkatkan pengelolaan irigasi dan pengendalian banjir yang menjadi kewenangannya; serta meningkatkan produktivitas dan nilai tambah produk unggulan.