Kamis, 19 Mei 2022
Dewan Pers Periode 2022-2025 Prof Azyumardi Azra. (Sumber Foto : Wikipedia.org).
Data tersebut disampaikan Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Arif Zulkifli, dalam diskusi Media LAB bertajuk “Prospektif Pers Indonesia 2022” yang disiarkan secara live, Rabu (2/2/2022).
“Jumlah kasus yang berkenaan dengan pelanggaran media naik dibandingkan 2020 di mana sebelumnya ada 527 kasus. Ini naik karena satu orang bisa melaporkan 10 media. Dan terlapor mengadukan kurang lebih 3 berita dalam satu media,” kata dia.
Arif menerangkan, dari sekian banyak laporan yang masuk paling banyak melanggar Pasal 1 dan Pasal 3 Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Itu seputar judul yang dianggap menghakimi, wartawan yang dianggap tidak melakukan konfirmasi, dan tidak menguji lagi hasil konfirmasi,” beber Arif.
Dewan Pers telah meminta klarifikasi kepada pihak-pihak yang dinilai melanggar. Kepada Dewan Pers, mereka mengakui kesalahannya. Pertanyaan muncul, kenapa aduan bukan berkurang, tapi malah bertambah banyak?
Kedepankan Bisnis
Arif mengambil kesimpulan, rata-rata media mengedepankan bisnis. “Pada ingin cepat mengejar traffic akibatnya ya seperti itu,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Penelitian , Pendataan dan Ratifikasi Pers, Ahmad Djauhari, tak membantah kenaikan jumlah kasus berkaitan dengan pemberitaan yang diterima Dewan Pers. Yang menjadi masalah, tak sedikit pimpinan redaksi (Pimred) yang belum mengantongi sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Dari 527 kasus, sangat minim media yang punya Pimred bersertifikat. Bahkan, sebagian belum mengikuti UKW, banyak laporan yang kami terima seperti itu,” ungkap dia.
Padahal, verifikasi mempermudah Dewan Pers dalam hal pemberian sanksi. Ada dua sanksi nantinya baik seperti pencabutan kartu wartawan secara permanen atau pencabutan nonpermanen, artinya dibekukan selama dua tahun. “Kita bina secara langsung, kalau Pimred nya sudah terverifikasi UKW kan lebih bagus,” imbuhnya.[]
Sumber : liputan6.com
Halaman : 1 2
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis PersSelasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap PrabowoKamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi BaikSabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN SerangJumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan PersBerita Terbaru

RAGAM BERITA
Muhammad Zairin Tawarkan DKP PWI Aceh yang Independen dan Berkeadilan
Sabtu, 24 Okt 2026 - 21:07 WIB
