oleh

Prihatin Kondisi Asrama Mahasiswa Aceh Tamiang di Banda Aceh

“Saya siap memperjuangkan anggarannya dan akan dikoordinasi dengan Bupati Aceh Tamiang, DPRK Aceh Tamiang maupun di DPRA. Kalau asrama ini dapat diselesaikan pembangunannya dan dapat digunakan. Tentunya akan menjadi kebanggaan kita bersama punya asrama mahsiswa sendiri seperti kabupaten/kota lainnya yang ada di Propinsi Aceh,”

Laporan | Syawaluddin

BANDA ACEH (MA) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Demokrat, Nora Idah Nita. Prihatin melihat kondisi Asrama Mahasiswa Aceh Tamiang yang terkesan terlantar.

Nora yang dijuluki Srikandi Aceh Tamiang datang memenuhi undangan silaturrahmi Paguyuban Aceh Tamiang dapat melihat langsung kondisi Asrama Mahasiswa Aceh Tamiang sangat memprihatinkan.

Begitu tegas Nora, pada mediaaceh.co.id, Sabtu, 6 Februari 2021 di Banda Aceh. “Kondisi asrama sudah lama terlantar dan sangat memperihatinkan,” Katanya.

Ungkapan itu disampaikan setelah dirinya meninjau langsung bersama Pengurus Paguyuban Tamiang (PATA) dan sejumlah mahasiswa yang ada di Banda Aceh.

Nora yang asal Daerah Pemilihan 7 (Kota Langsa dan Aceh Tamiang) itu, akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari solusinya untuk penyelesaian pembangunan asrama tersebut.

Srikandi Aceh Tamiang ini berharap di tahun depan asrama mahasiswa Aceh Tamiang tersebut dapat dibangun dan dapat dipergunakan.

“Saya siap memperjuangkan anggarannya dan akan dikoordinasi dengan Bupati Aceh Tamiang, DPRK Aceh Tamiang maupun di DPRA. Kalau asrama ini dapat diselesaikan pembangunannya dan dapat digunakan. Tentunya akan menjadi kebanggaan kita bersama punya asrama mahsiswa sendiri seperti kabupaten/kota lainnya yang ada di Propinsi Aceh,” Tegasnya.

Dengan diselesaikannya pembangunan asrama mahasiswa Aceh Tamiang sangat membantu para mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Banda Aceh.

“Semuanya ada 44 kamar, dan ketika asrama tersebut dapat ditempati secara otomatis akan membantu para mahasiswa dari uang kost sehingga dapat membantu mereka terutama yang ekonomi lemah,” Ucapnya.

Sementara itu Toni Khairul Ihsan selaku mahasiswa Unsyiah dari Aceh Tamiang yang ikut mendampingi tinjauan tersebut mengatakan anggota DPRA dari Dapil 7 (Langsa – Aceh Tamiang) Nora Idah Nita membawa harapan baru.

“Kunjungan Ibu Nora Idah Nita harapan baru bagi banyak para mahasiswa yang kuliah di Banda Aceh. Kita mohon kepada Bu Nora Idah Nita agar dapat membantu pengangkatannya baik dari Pokirnya maupun dari anggaran kabupaten maupun propinsi,” Ujarnya mengakhiri. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..