Bermain di SUGBK menjadi kesempatan langka bagi Persija musim ini. Sepanjang 2023/2024, Macan Kemayoran lebih banyak bermarkas di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Bahkan, 3 partai home terakhir Persija mesti dimainkan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar.
Kesempatan langka itu ingin dimaksimalkan Persija demi memastikan 3 angka. Apalagi, dalam 5 partai terbaru, Macan Kemayoran cuma menang 2 kali, sedangkan 3 sisanya berakhir dengan kekalahan. Di partai pemungkas, Riko Simanjuntak dan kolega takluk 1-0 atas Bali United.
Comeback ke SUGBK kali ini bertepatan dengan kembalinya pemain usai jeda lebaran. Alih-alih libur, Persija memilih mengenjot latihan demi mendapatkan hasil positif. Diungkapkan sang bek, Maman Abdurrahman, skuad Persija cuma punya jatah libur 1 hari.
“Kemarin kami hanya dapat libur satu hari pas lebaran. Saya dan keluarga berkeliling bertemu sanak keluarga di Jakarta saja,” ujar Maman dilansir dari laman klub.
“Mungkin perbedaan dengan musim lalu, kami semua sudah menyelesaikan liga sebelum lebaran. Tapi untuk musim ini tidak seperti itu,” tambahnya.
Kerja keras saja tak cukup bagi Persija saat ini. Pada saat yang sama, sang pelatih Thomas Doll dipaksa memutar otak untuk menyiasati tipisnya ketebalan skuad. Pasalnya, Macan Kemayoran harus kehilangan 5 pemain sekaligus yang dipanggil ke Piala Asia U23 2024. Jumlah itu jadi terbanyak dibanding tim lain.




