Tahun ini mereka membuka “Piala C3” dengan dua kemenangan gemilang melawan “junior” Bruno’s Magpies dari Gibraltar (3-0 dan 5-1). Secara keseluruhan, tim Denmark menang 4 kali dan seri 1 kali setelah 5 pertandingan resmi dimainkan di musim 2024/25.
Di putaran ketiga Liga Konferensi mendatang, Kopenhagen harus menghadapi Banik Ostrava yang sedikit lebih sulit dari Republik Ceko, yang latar belakang sepak bolanya berada 2 tempat di atas Denmark dalam peringkat UEFA. Namun setelah lebih dari 10 tahun, Banik Ostrava bisa kembali mengikuti piala Eropa, sehingga mentalitas mereka seperti rookie karena sudah lama absen.
Namun tim ini juga mengejar ketertinggalan dengan cukup cepat dengan menang mudah melawan Urartu (Armenia) di kedua babak kualifikasi kedua dengan skor masing-masing (5-1 dan 2-0). Berkat itu, semangat dan kepercayaan diri seluruh tim meningkat signifikan.
Tentu saja dibandingkan tuan rumah Kopenhagen, Banik Ostrava masih tampil inferior dalam banyak aspek, namun kekalahan tipis (1 gol) di lapangan lawan bukan hal yang mustahil bagi wakil sepak bola Ceko tersebut.
Selain fakta bahwa Kopenhagen kurang pandai meraih kemenangan besar di kandang sendiri akhir-akhir ini (minimal 4/5 kemenangan terakhir), tim Denmark juga kerap kesulitan menyambut tim dari Crystal di sejarah piala Eropa (tepatnya memenangkan 2/7 pertandingan, angkanya terlalu rendah).





