Semangat juga bisa didapat dari duel terakhir mereka dengan tim asal Belanda di musim 2015-16 ketika mereka mengalahkan Groningen 1-0 di kandang sebelum meraih hasil imbang tanpa gol di laga tandang di babak penyisihan grup.
Feyenoord bertandang dengan keyakinan diri yang tinggi, setelah memenangkan dua dari tiga pertemuan terakhir mereka di benua Eropa dengan tim asal Portugal, sama banyaknya dengan yang mereka raih dalam 10 pertemuan sebelumnya (S3, K5).
Namun, rintangan terbesar De Club aan de Maas datang dari laga tandang, karena mereka belum pernah menang dalam 16 laga terakhir di Liga Europa, dengan sembilan kekalahan dan tujuh kali seri.
Skuad asuhan Robin van Persie datang dalam kondisi prima dengan enam kemenangan dari delapan pertandingan di semua kompetisi, meskipun satu-satunya kekalahan mereka terjadi di kompetisi Eropa dengan kekalahan 5-2 dari Fenerbahce di Turki.
Kekalahan itu membuat Feyenoord tersingkir dari turnamen ini dengan agregat 6-4, sekaligus memupus harapan mereka untuk lolos ke Liga Champions dua kali berturut-turut setelah tersingkir di babak 16 besar musim lalu.
Tim asal Belanda ini mengawali pertandingan ini dengan hasil imbang 3-3 yang mendebarkan melawan AZ Alkmaar di Eredivisie, yang menghentikan awal sempurna mereka di musim ini, meskipun mereka masih memuncaki klasemen dengan 16 poin dari kemungkinan 18 poin.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















