Memanfaatkan Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur yang sama-sama kehilangan poin di pekan keenam, tim asuhan Arteta kini hanya terpaut dua poin dari juara bertahan Inggris tersebut setelah mengakhiri kutukan mereka di St James’ Park, dan siapa yang tahu seberapa besar kemenangan itu di musim semi nanti.
Masih menyimpan impian meraih gelar ganda di Liga Primer dan Liga Champions, sejarah terkini menunjukkan Arsenal tidak perlu khawatir pada hari Rabu; mereka telah memenangkan masing-masing dari 13 pertandingan kandang fase grup/liga terakhir mereka di Eropa, termasuk 10 pertandingan berturut-turut tanpa kebobolan satu gol pun.
Statistik seperti itu membuat Olympiacos tampak sangat suram, terutama setelah pertandingan pembuka Liga Champions mereka di kandang melawan tim lemah Eropa, Pafos, yang berhasil melewati dua kekalahan awal dan meninggalkan Piraeus tanpa cedera.
Tim Siprus tersebut harus kehilangan bek kanan Bruno pada menit ke-26 dan kehilangan mantan bek Arsenal, David Luiz, karena cedera pada menit ke-33. Namun, tim asuhan Jose Luis Mendilibar gagal meruntuhkan pertahanan Pafos karena penguasaan bola 69% dan 18 tembakan mereka sia-sia.
Hasil imbang tanpa gol Olympiacos di laga pertama turut berkontribusi pada rentetan hasil buruk di Eropa bagi raksasa Yunani tersebut, yang kini hanya meraih dua kemenangan dari 21 pertandingan terakhir fase grup/liga Champions, dengan 16 kekalahan.




