Absennya Ghareeb relatif menjadi beban bagi kubu Al Nassr, mengingat tim ini sudah kehilangan Anderson Talisca yang menepi hingga akhir musim. Hanya sedikit opsi yang masih tersisa di zona penyerang sayap, salah satunya sosok mantan pemain Liverpool, Sadio Mane.
Al Nassr kehilangan Abdulrahman Ghareeb di sisi penyerang sayap. Akan tetapi tim ini sudah bisa mendapatkan kembali jasa Ayman Ahmed sekembalinya dari Piala Asia U23 2024. Al Nassr masih bisa memainkan Cristiano Ronaldo hingga Aymeric Laporte.
Kubu Al Khaleej mendapatkan kembali AbdulIlah Hawsawi, yang juga sempat dipanggil Timnas Arab Saudi U23. Siasanya, Al Khaleej bisa tampil dengan susunan terbaik, termasuk Khaled Narey, Mohamed Sherif, dan Fabio Martins di lini serang.
Al Nassr (3-4-2-1): David Ospina; Abdulellah Al Amri, Aymeric Laporte, Mohammed Al Fatil; Alex Telles, Marcelo Brozovic, Abdullah Alkhaibari, Sultan Al Ghannam; Abdulrahman Ghareeb, Otavia; Cristiano Ronaldo. Pelatih: Vitor Severino.
Al Khaleej (4-3-3): Ibrahim Sehic; Saeed Al Hamsal, Moh Al Khabrani, Lisandro Lopez, Pedro Sebocho; Mansour Hamzi, Naif Massoud, Ivo Rodrigues; Khaled Narey, Moh Sherif, Fabio Martins. Pelatih: Pedro Emanuel.
Al Nassr belum pernah kalah dari Al Khaleej dalam 5 perjumpaan terakhir. Dalam periode itu, Pasukan Najd merebut 4 kemenangan dan hanya 1 kali imbang.(red)




