PON XXI Aceh-Sumut Segera Berakhir, Aceh Raih Peringkat Lima Besar

Dr. Usman Lamreung,M. Si.

Namun, jelasnya, tidak semua berjalan mulus. Panitia PON menghadapi beberapa masalah, salah satunya adalah keterlambatan distribusi makanan, yang menimbulkan kekecewaan di kalangan atlet. Penegak hukum dan BPKP kini dilibatkan untuk mengawasi proses ini, memastikan tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Selain itu, katanya, beberapa insiden seperti robohnya talang air di salah satu venue akibat badai juga menyebabkan gangguan dalam jadwal pertandingan. Audit atas konstruksi venue juga perlu dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunannya.

BACA JUGA...  Seleksi Atlet Bola Voli PON XXI Aceh-Sumut Dilaksanakan di Base Cam Arun Lhokseumawe

Tantangan lainnya datang dari keputusan wasit yang dipertanyakan oleh atlet dan penonton. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi KONI untuk melakukan evaluasi agar di masa mendatang tidak terulang lagi.

Di tengah berbagai dinamika dan tantangan, Aceh berhasil menunjukkan prestasi gemilang dengan berada di posisi lima besar, jauh melampaui target awal 10 besar. Ini adalah pencapaian luar biasa yang perlu dipertahankan di ajang-ajang olahraga besar berikutnya. Dukungan pemerintah Aceh dan KONI dalam hal kesejahteraan atlet, termasuk pembinaan dan bonus, harus terus menjadi prioritas agar prestasi ini tetap terjaga di masa mendatang, pungkasnya. (Sayed Panton).