PMI Bireuen dan Direktur RSUD dr Fauziah Lakukan Dialog Publik

  • Bagikan

example banner

 218 total views,  1 views today

Bireuen (MA) – Dalam mengatasi persoalan kelangkaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan setetes darah saat berobat di berbagai Rumah Sakit Umum.

PMI Cabang Bireuen selama ini akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak lintas sektoral, baik Instansi Pemerintah, OKP, Ormas maupun sejumlah Komunitas masyarakat lainnya di Kabupaten Bireuen.

Demikian disampaikan oleh ketua PMI Bireuen Edi Saputra pada acara Dialog Publik, di kediamannya pada Sabtu, (12/6) Dalam acara itu turut hadir juga Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr. Amir Addani M.Kes dan kepala UTD Wardiati SKM, MKM.

Edi Saputra atau sering disapa ‘Edi Obama’ sangat berharap semoga sinergisitas pihaknya dalam merajut kerja sama misi kemanusian ini sangat membutuhkan dan dukungan kerja keras semua pihak.

Sehingga akan mampu mengatasi masalah kelangkaan stok darah dengan sebuah solusi kerjasama dan dukungan seluruh elemen masyarakat Bireuen khususnya dan Aceh pada umumnya, terutama ditengah penanganan Covid-19 selama ini, ujarnya Edi Obama.

Edi Obama salah satu pengusaha muda Bireuen ini, sangat mengharapkan dengan adanya gerakan ke manusian dalam mengatasi kelangkaan stok darah, tentu hendaknya dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian dari kalangan masyarakat Bireuen agar bisa lebih aktif dan sinergis untuk beramal melaksanakan kegiatan ke manusian untuk bisa menjadi pendonor-pendonor darah yang potensial saling bermanfaat dalam berbangsa, beragama dan bernegara.

Lanjutnya Edi, Insyaallah dalam waktu dekat ini, bila secara bersama kita bekerja keras tentu akan mampu kita upayakan dalam menekan angka kematian, akibat kekurangan stok darah yang dibutuhkan masyarakat yang musibah sakit saat berobat yang dirawat diberbagai RSU di kabupaten Bireuen.

“Syukur Alhamdulillah dengan ramainya masyarakat kita melaksanakan kegiatan ke manusian untuk menjadi pendonor darah, Insyaallah akan mampu kita tekan angka ancaman kematian, karena telah menjadi kewajiban bagi yang mendonor darah terhadap hak saudara kita bagi mereka adalah kita semua adalah saudara-saudara kita seiman dan setanah air yang beragama Islam di Aceh, tentu sangat dianjurkan untuk saling peduli dan membantu dengan kepekaan tanggungjawab ke manusian ini,” ungkapnya Edi Obama.

Dirinya sebagai Ketua PMI Cabang Bireuen tentu tidak bosan-bosannya untuk selalu mengajak masyarakat luas untuk rutin berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan donor darah. Karena, mendonor darah itu sangat baik untuk kesehatan yang juga sangat bermanfaat dengan menolong keluarga masyarakat pasien-pasien yang urgent membutuhkan stok darah saat mengalami sakit di Rumah Sakit Umum pemerintah dan RSU swasta. Dikarenakan setetes darah anda sumbang, Insya Allah dapat menyelamatkan nyawa orang lain.

Apalagi selama ini sering kita mendengar bahwa stok darah sering mengalami penurunan di UTD RSU dr Fauziah Bireuen. Karena itu, “saya mengajak seluruh warga masyarakat Bireuen untuk berpartisipasi mendonorkan darahnya baik itu di PMI Bireuen maupun melalui Unit Transfusi Darah RSUD dr Fauziah setempat,” harapnya Edie Obama Ketua PMI Bireuen ini.

Selain itu menurut ketua PMI Bireuen ini, juga mengatakan nantinya kegiatan ke manusian ini akan kita koordinir dengan seluruh jajarannya dan langsung memerintahkan kepada ketua Ranting PMI di setiap Kecamatan se-kabupaten Bireuen.

Selama ini telah banyak pula pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) serta beberapa komunitas lain dalam melaksanakan amal bakti ke manusian donor darah.

Karena sekarang ini jumlah darah yang tersedia mengalami penurunan, “saya mengidamkan supaya seluruh elemen masyarakat di Bireuen berdonor darah hingga hal tersebut menjadi gaya hidup jiwa jiwa ke manusian. ditambah model pelayanan donor darah pun sangat aman bagi kesehatan kita semua. Dijamin semuanya akan baik-baik saja,” terangnya Edi.

“Ayo kita beramai-ramai mendonorkan darah dengan melaksanakan minimal 4 bulan sekali,” ajaknya Ketua PMI Bireuen.

Sedangkan itu Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr. Amir Addani, M.Kes, juga mengatakan jajarannya akan sangat siap untuk mensupport dengan melakukan kerjasama dengan PMI Bireuen dalam melaksanakan aksi kemanusiaan untuk menghimpun dan menggalang stok darah dari pendonor, baik ditingkat Kecamatan, Puskesmas hingga ke Gampong-Gampong dengan melakukan kerjasama melalui Pemerintah Desa di seluruh kabupaten Bireuen.

Apalagi Pemerintah Kabupaten Bireuen telah memiliki satu unit Bus Donor Darah Keliling, dengan dilengkapi berbagai fasilitas-fasilitas pendukung pelayanan donor darah yang memadai saat kegiatan mendonor darah dilakukan di pelosok kota-desa seluruh Bireuen, terangnya Amir Addani M.Kes Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen ini.

“Saya selaku pimpinan RSUD dr Fauziah Bireuen, tentu saya sangat siap mensupport dengan melakukan kerjasama dengan PMI cabang Bireuen dalam mensosialisasikan betapa pentingnya gerakan aksi kemanusiaan untuk donor darah,” ungkapnya.

Dirinya meminta dan menyarankan kepada PMI cabang Bireuen agar secara kontinyu bisa tetap membuat jadwal dengan melaksanakan kegiatan ke manusian dengan mantap dan lebih baik, guna menjalankan tugas mulia Kemanusiaan yang sangat luar biasa secara dor to dor. Mulai dari tingkat kecamatan hingga ke Kecamatan lainnya.

Dirinya menyarankan agar PMI Cabang Bireuen membuat jadwal perencanaan kerjasama dengan berbagai pihak, agar bisa tetap terus-menerus melaksanakan kegiatan Kemanusiaan dengan program andalan nya “PMI turun ke Desa” guna menjalankan tugas mulia yang sangat luar biasa itu dimulai dari Kecamatan yang satu ke Kecamatan lain, bahkan hingga ke Desa dengan menggunakan Bus keliling Donor Darah milik RSUD dr Fauziah Bireuen. (Iqbal).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *