PMI Aceh dan Yayasan Plan Indonesia Berkolaborasi Pasca Bencana 

Minggu, 25 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak PWI saat sedang mensuplai air bersih untuk korban bencana di Aceh Tengah.

Pihak PWI saat sedang mensuplai air bersih untuk korban bencana di Aceh Tengah.

TAKENGON  | MA — Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh menjalin kolaborasi strategis dengan Yayasan Plan Indonesia dalam upaya membantu fasilitasi pemulihan sarana air bersih bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah.

Kolaborasi ini difokuskan pada pemulihan akses air bersih yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana.

BACA JUGA...  TARUNA UNTUK ACEH TAMIANG

Kerusakan sarana air akibat curah hujan tinggi dan bencana hidrometeorologi sebelumnya telah berdampak langsung pada aktivitas dan kesehatan warga di sejumlah wilayah terdampak.

Koordinator Operasi Pemulihan (Opslih) PMI Aceh, Fauzi Husaini, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi kemanusiaan untuk mempercepat proses pemulihan masyarakat.

“PMI Aceh berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana. Melalui kolaborasi dengan Yayasan Plan Indonesia, kami berharap proses pemulihan sarana air bersih dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Fauzi Husaini, Sabtu, (24/1).

BACA JUGA...  PWI Aceh Utara Salurkan Santunan untuk Ringankan Beban Anggota Terdampak Banjir

Ia menambahkan bahwa penyediaan dan pemulihan sarana air bersih memiliki peran penting dalam mencegah munculnya penyakit serta mendukung pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Melalui kerja sama ini, katanya, PMI Aceh dan Yayasan Plan Indonesia akan melakukan berbagai langkah, mulai dari asesmen kebutuhan, perbaikan infrastruktur sarana air, hingga pendampingan kepada masyarakat agar fasilitas yang dibangun dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal.

BACA JUGA...  Kasad Resmikan 200 Jembatan Garuda

Berita Terkait

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB