MEDIA ACEH

Pertemuan Panas, Komisi III DPRK Aceh Selatan Usir Manejemen PT. ASN

Ketua Komisi III DPRK Aceh Selatan Idrus TM memberi isyarat menutup rapat saat Manejemen PT. ASN mengalihkan pembicaraan dari plasma ke rencana PSR dalam rapat lanjutan di Ruang Bamus DPRK, Selasa, (7/10/2025).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

TAPAKTUAN | MA Pertemuan lanjutan antara Komisi III DPRK dan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan dengan PT. Agro Sinergi Nusantara (ASN)  berlangsung “panas”  dan hanya berjalan beberapa menit di Ruang Bamus DPRK setempat, Selasa, (7/10/2025).

Saking panasnya rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPRK Aceh Selatan Idrus  TM itu,  tiga personal manejemen PT. ASN  diusir dari ruang rapat.

BACA JUGA...  Warga Hilang Ditemukan Jadi Mayat

PT. ASN adalah anggota BUMN bidang perkebunan yang dimerger dari PTPN I dan IV  pada tahun. 2011 yang lalu, yang berkewajiban memberikan lebih dari 900 Ha kepada masyarakat dalam bentuk plasma.

“Silakan Saudara keluar dan rapat saya tutup,” kata Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Aceh (PA).

Saat meninggalkan kantor DPRK Aceh Selatan, Menejer PT. ASN Suko Wahyudi yang dimintai tanggapannya oleh mediaaceh.co. id, tidak memberikan jawaban, kecuali sambil berlari kecil mengatakan bahwa dia akan menyampaikan kepada pimpinannya.

BACA JUGA...  Bupati Ayah Wa Instruksikan Dinas PUPR Survei Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Timur Aceh Utara

“Tidak ada tanggapan apa-apa. Saya akan sampaikan kepada pimpinan,” ketusnya.

Menurut  pantauan mediaaceh.co.id, pada menit-menit awal, rapat pertemuan lanjutan itu berjalan lancar dan tertib.

Namun ketika beberapa anggota Komisi III menanyakan substansi masalah yaitu tindak lanjut kesepakatan yang sudah ditandatangani pada rapat sebelumnya pada tanggal 16 September 2025,  yakni soal pola perkebunan plasma, PT. ASN justeru mengalihkan pembicaraannya kepada pola PSR melalui holding perkebunan di bawah Danantara.