Pertamina Gagalkan Pencurian Minyak di Aceh Tamiang

Truk dan Drum alat bukti illegal tipping.

Kebocoran minyak mentah dapat mencemari tanah dan sumber air. Jika tersulut api, dampaknya bahkan bisa memicu ledakan yang membahayakan permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.

Sejumlah kasus serupa di berbagai daerah di Indonesia sebelumnya menunjukkan bahwa praktik illegal tapping sering kali berakhir tragis akibat lemahnya standar keselamatan dalam aktivitas ilegal tersebut.

BACA JUGA...  DPP Forkab Aceh Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi- Ma'ruf

Karena itu, Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak tergiur terlibat dalam aktivitas pencurian minyak dalam bentuk apa pun.

Perusahaan juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur pipa maupun fasilitas produksi minyak dan gas.

Partisipasi warga dinilai menjadi benteng awal dalam mencegah kerugian negara sekaligus menghindari potensi bencana lingkungan.

BACA JUGA...  Perwakilan Guru Aceh Utara Meraih Juara Praktik Baik POP IGI Se-Indonesia

Sementara itu, aparat penegak hukum masih melanjutkan proses penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain di balik dugaan pencurian tersebut.

Ancaman Muncul dari Praktik Ilegal

DI TENGAH upaya pemerintah menjaga ketahanan energi nasional, ancaman terhadap aset vital negara ternyata tidak selalu datang dari luar negeri atau gejolak pasar global.

Kadang, ancaman itu justru muncul dari praktik ilegal di sekitar jalur distribusi energi.