PENINGKATAN KAPASITAS BAGI PELAKU USAHA MASAK KUE DI KOTA LANGSA DAN ACEH TAMIANG DARI DISKOPUKM ACEH

Langsa, MA – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Usaha bagi 28 pelaku usaha yang bergerak di bidang Kuliner masak kue. Pelaku usaha yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Kartika Kota Langsa yang berlangsung dari tanggal 17 s.d 18 November 2023.

Kegiatan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha masak kue ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh Bapak Azhari, S. Ag., M.Si. Dalam penyampaiannya, Kepala Dinas mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program Pemerintah Aceh untuk mendorong para wirausaha kuliner masak kue di Kota Langsa dan Aceh Tamiang dalam meningkatkan produksi, mutu, dan pemasaran.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh melakukan pengedukasian dan bimbingan kepada masyarakat pelaku usaha mengenai peningkatan kapasitas usaha mikro bidang kuliner masak kue bertujuan sebagai salah upaya meningkatkan keterampilan dan kreativitas pelaku usaha kuliner masak kue.

Kegiatan ini menjadi sangat penting dilaksanakan dalam mendorong para wirausaha kuliner masak kue untuk terus meningkatkan keterampilannya, sehingga produk yang dihasilkan juga akan mampu bersaing dengan produk-produk dari luar.
Beliau menambahkan, pembangunan ekonomi di Provinsi Aceh melalui UMKM selalu digambarkan sebagai sektor yang mempunyai peranan penting. Sebab, dengan jumlah dan pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi, sehingga masyarakat harus mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri.

BACA JUGA...  Cegah Abrasi Sungai Meluas, Ini yang Dilakukan Meurah Budiman

“Harus diakui bahwa sektor UMKM sangat banyak membuka peluang tenaga kerja yang berdampak baik bagi peningkatan ekonomi. Dari itu, Pemerintah Aceh tidak henti-hentinya dalam mendorong dan mensupport untuk peningkatan ekonomi tersebut melalui kegiatan-kegiatan peningkatan wirausaha.
Ia melanjutkan, bahwa pertumbuhan wirausaha merupakan upaya utama untuk mendorong masyarakat agar lebih mampu menggunakan dan mengelola sumber daya yang dimiliki untuk menghadapi segala kemungkinan tergerus oleh pasar global.

Selain itu, dalam pelaksanaan kegiatan ini dijelaskan pentingnya mempromosikan produk melalui media massa offline maupun online, pengemasan produk atau packing produk agar terlihat menarik, cara foto catalog produk sampai dengan cara penjualan produk melalui online agar lebih efektif dan efisien.

Kegiatan bimbingan yang telah dilakukan berjalan dengan lancar dan antusias oleh pelaku usaha. Pelaku usaha merasa terbantu dengan adanya edukasi dan pembimbingan peningkatan kapasitas usaha mikro bidang kuliner masak kue. Mereka bisa mengetahui cara-cara supaya usaha miliknya dapat lebih berkembang lagi.

BACA JUGA...  10 Muharram dan Tradisi Bubur Asyura

Pelaku usaha selain mendapat ilmu pengetahuan tentang masak kue, juga dibantu membuatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada semua pelaku usaha yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan penguatan kapasitas masak kue ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung percepatan pengembangan sumber daya yang ada dapat mengatasi beberapa tantangan yaitu : (1) Terjadinya perubahan perilaku dan budaya usaha; (2) Terjadinya penurunan daya beli masyarakat; (3) Menurunnya pertumbuhan ekonomi; dan (4) Menurunnya pendapatan masyarakat.

Pembangunan ekonomi di Provinsi Aceh melalui UMKM selalu digambarkan sebagai sektor yang mempunyai peranan penting. Sebab, dengan jumlah dan pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi, sehingga masyarakat harus mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri.

“Harus diakui bahwa sektor UMKM sangat banyak membuka peluang tenaga kerja yang berdampak baik bagi peningkatan ekonomi. Dari itu, Pemerintah Aceh tidak henti-hentinya dalam mendorong dan mensupport untuk peningkatan ekonomi tersebut melalui kegiatan-kegiatan peningkatan wirausaha.

Peningkatan kapasitas usaha UMKM yang dilaksanakan dalam rangka menumbuhkan perekonomian Masyarakat dalam bidang usaha kuliner masak kue guna mewujudkan kemandirian dan ketahanan sehingga dapat mendorong ke arah industrialisasi dan komersialisasi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing.

BACA JUGA...  Tangkal Radikalisme Dengan Gerakan Kepramukaan di Pesantren Al Hidayah

Dari itu kepada para peserta, bapak Kadis mengharapkan untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik, serius dan tekun sehingga ilmu yang disampaikan oleh para narasumber dapat dimanfaatkan dalam mengembangkan usahanya dibidang kuliner masak kue.

Semoga kegiatan ini benar-benar mampu memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta sekalian. Saya berharap, kiranya kegiatan ini akan memberikan manfaat dan dampak positif bagi para pelaku usaha kuliner masak kue khusunya di wilayah kota Langsa dan Aceh Tamiang. [Rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *