Pengamat: Debat Cagub Aceh Tahap II Banyak Kekurangan

Jumat, 13 Januari 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | AP-Pengamat Politik dan keamanan Aceh, Aryos Nivada menilai keterlambatan salah satu kandidat dalam acara debat Kandidat II Gubernur/Wakil Gubernur Aceh yang diselenggarakan oleh KIP Aceh dan ditayangkan langsung oleh TVRI Aceh di Gedung Amel Convention Hall, Banda Aceh, Rabu, 12 Januari 2017penuh ketidakberesan..

“Ini dapat menjadi preseden buruk bagi kandidat, meski kandidat tersebut tidak dapat dikenakan sanksi. sebagaimana diatur dalam pasal 22 A PKPU Nomor 12 Tahun 2016 tentang Kampanye Kepala Daerah (Perubahan PKPU Nomor 7 tahun 2015),” ujar Pengamat Politik dan keamanan Aceh, Aryos Nivada, Kamis 12 Januari 2017.

BACA JUGA...  Wali Nanggroe Terima Kunjungan Dansesko TNI di Meuligoe 

Padahal sebagaimana diketahui bersama, bahwa debat kandidat ini termasuk bagian dalam tahapan Pilkada. Sehingga tidak bisa disepelekan apalagi dianggap remeh oleh kandidat manapun.

“Hal ini dapat menjadi catatan bagi penyelenggara. Agar ketika dalam penyelenggaraan Pilkada kedepan, perlu dipikirkan sanksi tidak hanya bagi paslon yang tidak hadir namun juga sanksi bagi paslon yang terlambat hadir,” ujarnya.

BACA JUGA...  Cegah Bentrok, Polisi Amankan Becho

Aryos menambahkan telatnya Muzakir Manaf dan T.A Khalid datang ke acara debat kandidat yang diselenggarakan KIP Aceh menunjukan ketidakdisiplinan dan komitmen tunduk terhadap aturan main yang sudah ditetap oleh KIP Aceh dan peraturan yang mengikatnya.

“Kan jauh-jauh hari sudah diberitaukan tempat, waktu, dan tanggalnya, kalau alasan karena kampanye tidak bisa diterima secara akal sehat” tegasnya.

BACA JUGA...  Alhudri Sowan Ke Hitam Putih Ngopi Sambil Bersilaturrahmi dengan Tokoh Masyarakat

Nilainya, dari sisi persiapan penyelanggara yakni KIP Aceh bersama TVRI nampak kurang mantang persiapannya. Karena banyak kekurangan yang terjadi pada saat berjalannya acara debat kandidat.

“Kurang pas,” ujarnya.[r]

Berita Terkait

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa
Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 
Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh
Semarak HUT ke-81 RI, Geuchik Ranto Panyang Raih Juara II Lomba Dakwah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025

Kamis, 27 Agu 2026 - 02:43 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:43 WIB

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB