Penanganan Banjir Seumantok Masuk Dalam Pembahasan Perbaikan Jangka Panjang PUPR Aceh Barat

Usai pembahasan jalan Seumantok, Kecamatan Pante Ceureumen, PUPR Aceh Barat lakukan foto bersama.

MEULABOH (MA) Penanganan Jalan Seumantok, Kecamatan Pante Ceuremen, masuk dalam pembahasan jangka panjang PUPR Aceh Barat dengan Pra Konsultasi Publik terkait rencana Pembiayaan irigasi Lhok Guci dengan Mekanisme Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) di Eva Sky beberapa waktu lalu.

“Di Jakarta sudah kita bahas terkait penggunaan irigasi Lhok Guci dan sudah juga kita bahas kembali di Eva Sky Meulaboh terkait rencana Pembiayaan irigasi tersebut dengan Mekanisme Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU),” kata Kadis PUPR Aceh Barat Dr.Kurdi kepada mediaaceh.co.id, Senin (11/12/2023).

BACA JUGA...  Wabup Bener Meriah Pimpin Rakor Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Ia mengatakan, dalam Pra Studi kelayakan di Jakarta, dalam perjalanan pembahasan anggaran Bersama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), pengerjaan irigasi Lhok Guci itu dibutuhkan anggaran mencapai 3 Triliyun, kemudian dirinya juga meminta penambahan sebesar Rp. 409 Milyar untuk penanganan tanggul sungai.

“Dan nilai investasi ini di akomodir saat Konsultasi Publik di Meulaboh dengan perubahan nilai CAPEX dari 3 Triliun menjadi 3,4 Triliun,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Arkiandi dapat Penghargaan dari KPK RI 

Lanjutnya, hanya saja, posisi KPBU Irigasi Lhok Guci saat ini masih Market Sounding yang diselenggarakan minggu kemaren di Bandung bersama Word Bank.

“Perkiraan financial closing baru di tahun depan Quartal ketiga atau keempat pada 2024 mendatang. Dengan kondisi hujan sedikit saja air sungai langsung over topping memasuki kawasan pertanian dan permukiman dan tentu diposisi desa Semantok yang lebih rendah, maka rentan banjir kembali disebabkan Posisi tebing yang selisih antara muka air sungai dengan bibir sungai 60 centi meter telah di lapor kan juga ke Balai Wilayah Sungai Sumatera I untuk dapat dibantu, terang Kepala dinas PUPR Aceh Barat.