SABANG (MA) – Sejumlah bahan pokok di Sabang mulai menunjukkan penurunan harga setelah sempat melonjak akibat dampak musibah banjir dan longsor di sejumlah wilayah yang menimpa Aceh.
Untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok, Wali Kota Sabang melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rinaldi Syahputra, bersama Kapolres Sabang AKBP Sukoco dan Dandim 0112/Sabang Letkol Kav. Edi Purwanto, melakukan peninjauan pasar pada Selasa (02/12/2025).
Kehadiran unsur pejabat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut merupakan bagian dari langkah bersama memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rinaldi Syahputra mengatakan dalam peninjauan tersebut, sejumlah komoditas seperti cabai, tomat, dan kentang masih menunjukkan harga yang relatif tinggi. Namun dibandingkan beberapa hari sebelumnya, telah terjadi penurunan yang cukup signifikan.
“Saat kejadian musibah di Aceh, harga cabai merah sempat melonjak hingga Rp250.000–Rp.300.000 per kilogram. Hari ini sudah mulai turun dan ada yang dijual di kisaran Rp120.000,” kata Rinaldi.
Meski begitu, pasokan cabai hijau masih sangat terbatas. Dari hasil pantauan, hanya satu pedagang yang menjual dengan harga Rp120.000 per kilogram, jauh di atas harga normal Rp60.000. Namun demikian, harga cabai rawit tetap stabil berkat produksi lokal yang mencukupi kebutuhan masyarakat.




