Serta perjalanan dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha, yang hendaknya bisa dijadikan pelajaran dan hikmah bagi umat Islam.
Dikatakan, peristiwa isra mi’raj telah membangkitkan semangat baru bagi Rasulullah SAW dalam menyebarkan menyebarkan ajaran Islam, dengan membawa buah tangan berupa kewajiban untuk menjalankan shalat lima waktu sehari semalam, guna mensucikan jiwa dan memelihara rohani yang merupakan hakikat kebutuhan mutlak untuk menjadi manusia seutuhnya.
“Secara garis besar, isra mi’raj mengandung beberapa unsur utama yaitu keimanan, amaliah ibadah sholat, dan ilmu pengetahuan. oleh karenanya peringatan isra mi’raj tentunya harus dijadikan momen sebagai perwujudan rasa syukur kita kepada Allah SWT,” katanya.
Penceramah DR. Amri Fatmi Anziz, LC, terlebih dahulu menceritakan perjalanan nya menuntut ilmu hingga ke luar Negeri yakni di Universitas Al Azhar Kairo Mesir dengan menyandang gelar S3 filsafat
Menurut Ustadz, tujuannya menceritakan biografinya itu untuk memberikan motivasi dan semangat khususnya kepada para santri MUQ Aceh Selatan agar terus fokus dan tekun dalam belajar.
“Tidak menutup kemungkinan, walaupun kita tinggal di desa, jika kita bersungguh-sungguh dan yakin, maka kalian para santri akan dapat melanjutkan pendidikan agama ke universitas yang sangat terkenal,” ucapnya.




