oleh

Pemerintah Desa Alue Gandai Cetus Program Me’e Bu Gateng Untuk Ibu Hamil

Bireuen (MA) – Dalam mewujudkan masyarakat berbudaya sehat Khas Lokal, Pemerintah Gampong (Pemdes) Alue Gandai, Kecamatan Peudada, Bireuen, menyediakan Program Me’e Bu Gateng (Bawa Nasi Tujuh Bulanan) akan dibagikan khusus untuk kaum hawa ibu hamil (Bumil).

Program tersebut bersumber dari Dana Desa yang dialokasikan dalam APBG, program dana desa tak hanya untuk pembangunan fisik dan sarana prasarana lainnya. Akan tetapi pemenuhan Hak hidup sandang pangan manusia dengan terjaminnya kecukupan kebutuhan gizi untuk masyarakat tentu juga dilindungi oleh Undang undang.

Keuchik (Kades) Abdurahman yang turut didampingi Sekretaris Desa (Sekdes) Gampong Alue Gandai, Afrizal SE, Jum’at (23/10) kepada Media Aceh mengatakan, dalam menindaklanjuti Qanun Nomor 6 Tahun 2018 terkait Pencegahan dan Penanggulangan kasus Stanting guna mewujudkan masyarakat berbudaya hidup sehat.

Tambah Keuchik, adanya asupan gizi bagi kalangan Ibu Hamil adalah untuk meningkatkan pertubuhan gizi si bayi dalam menjalani kehamilan dalam kandungan saat menunggu waktu proses persalinan ibu hamil selama 9 bulan dikandung.

Lanjutnya, penanganan dan pencegahan stunting dipelopori melalui Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, hal itu tertuang dan diatur dalam Permendes, kemudian di implementasikan melalui program Desa Berinovasi.

Sehingga Mansert sumber Anggaran dana desa dalam APBG tidak hanya fokus pada sebatas pembangunan Fisik semata, tapi bagaimana hadirnya Pemerintah Desa bagian dari pengakuan negara dalam membangun sumber daya manusia khusus ibu hamil terpenuhi asupan gizi secara manusiawi,sebut Keuchik Abdurahman.

Keuchik Alue Gandai beberapa kali telah ikut pertemuan Bimtek Keuchik dan melibatkan aparatur Pemerintah Desa dan selalu disampaikan oleh pemateri bimtek. “Dana Desa (APBG) bukan hanya di anggarkan untuk Rabat Beton dan saluran pada tiap tahun anggaran berjalan, namun yang perlu digaris bawahi adalah Negara Republik Indonesia telah mengakui Sistem Otonomi Pemerintahan Desa pasca keluarnya regulasi UU Desa,” sebutnya.

Menurut Keuchik Alue Gandai, Program Me’e Bu Gateng (Tujuh Bulanan) berupa nasi, daging ayam, pisang, sayur dan telor ayam dan telur bebek tersebut dikemas dalam satu paket rantangan,lalu kemudian disalurkan untuk diberikan kepada para wanita kalangan ibu hamil di setiap warga dusun/Gampong, sesuai jadwal program bulanan rutinitas yang kegiatan ini berdasarkan kegiatan posyandu di Gampong Alue Gandai.

Selanjutnya, selain program Me’e Bu Gateng, Posyandu Terintegrasi Gampong Alue Gandai, turut disediakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk kalangan ibu menyusui semenjak awal tahun 2020 diantaranya berupa, Susu Prenagen Mommy, Prenagen Uht, Kacang Hijau,Kacang kedelai, Gula Pasir, Telor Ayam, Tempe, Garam Yodium, Mei dan Buah buahan sebagai jaminan pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita saat proses persalinanan selama berjuang 9 bulan lebih bagi kaum Mak- Mak.

PMT tersebut dikemas dalam satu keranjang yang selanjutnya dihantar kerumah ibu ibu menyusui oleh para kader posyandu, program tersebut merupakan tindak lanjut inovasi Pemkab Bireuen dalam upaya pencegah Stunting yang telah di Qanunkan, terangnya.

Posyandu Terintegrasi merupakan kerjasama para Kader dari beberapa kelompok dan yang dipimpin ketua masing masing diantaranya, Posyandu Balita dengan nama kelompok ‘Nyak Maneh’ yang dipimpin oleh Yuslinawati, Bina Keluarga Balita (BKB) dengan nama ‘Makmu Beusare’ yang diketua Juliani, Bina Keluarga Lansia (BKL) ‘Sehat Ceria’ diketuai Marhajidah, timpal Afrizal selaku sekretaris desa.

Lanjutnya Sekdes, kelompok Bina Keluarga Remaja (BKL) Harapan Bangsa yang dipimpin Safriani sebagai ketua. Semoga masyarakat Alue Gandai dapat merasakan manfaat dengan hadirnya Otonomi Desa, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton semata, dikarenakan haknya juga dilindungi Undang undang Desa.

Program Bu Gateng Khusus Ibu hamil direncanakan terus berlanjut kedepan nya, begitu juga dengan PMT untuk ibu yang sedang menyusui dengan jenis makanan segar tambahan yang bervariasi setiap bulan menu makannya pertumbuhan gizi bagi Ibu Hamil.

Pihaknya, dari unsur Pemdes Alue Gandai sangat berharap kedepan, tidak ada lagi warga dan masyarakat kita tergolong dalam katagori masalah Stunting, pungkasnya Keuchik turut didampingi Sekdes Gampong Alue Gandai. (Iqbal).

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..