Pemda Aceh Rampungkan Ganti Rugi Lahan Jaringan Irigasi Mon Cot Sikeu Pulot

Senin, 30 Desember 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen (MA) – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pengairan Aceh merampungkan pembayaran ganti rugi lahan milik penduduk untuk pembangunan jaringan irigasi Mon Seuke Pulot di Kecamatan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, yang nilai totalnya mencapai Rp 27, 1 milyar.

Pembayaran ganti rugi dalam bentuk uang tunai melalui rekening bank BRI, diserahkan secara simbolis melalui Sekdakab Bireuen Ir Zulkifli, Sp, Kepala Dinas Pengairan Aceh Ir Mawardi, dari BPN Aceh dan BPN Bireuen, serta anggota DPRK setempat Bireuen, Munazir, S.Sos, yang berlangsung di Aula Lama, Senin (30/12).

Sekdakab Ir Zulkifli, Sp, mengatakan, setelah pembayaran ganti rugi , dalam waktu dekat, akan dilanjutkan pekerjaan fisiknya dan berharap dukungan masyarakat setempat membantu pekerjaan serta mendorong pembangunan cepat selesai, berjalan baik serta jauh dari penyimpangan.

BACA JUGA...  CPNS Harus Kompetensi Dan 'Mumpuni'

Sementara Kepala Dinas Pengairan Aceh, Ir Mawardi menyebutkan pembayaran ganti rugi sudah mencapai tahap final, dan sekitar 498 persil bidang tanah sudah di bayar. Begitupun, ada beberapa bidang tanah yang tidak bisa dibayar, sehingga butuh proses, seperti tanah wakaf untuk kepentingan irigasi, dan harus beli tanah penganti lain.”Keberadaan irigasi Mon Seuke Pulot yang nantinya diharapkan mampu memperkuat suplai air ke Paya Nie Kutablang Bireuen,” ujar Mawardi seraya berterimakasih kepada tim, perangkat desa, dan masyarakat pemilik lahan atas segala dukungannya.

BACA JUGA...  Khairmansyah: Di Usia Ke-19, Kabupaten Bener Meriah Terus Bergerak Maju

Ketua pelaksana ganti rugi lahan yang juga Kepala BPN Kabupaten Bireuen Muhammad Irdian, SSIT, MT, mengatakan, proses pengadaan tanah sudah selesai, dan puncaknya pemberian biaya ganti rugi melalui rekening penerima. Ia merincikan, untuk luas 22,371 hektare, setidaknya terdapat 498 bidang tanah atau persil dengan jumlah penerima sekitar 300, yang total anggaran Rp 27.171.000.000.

Sedangkan pembayaran ganti rugi yang dibayar, sebut Muhammad Irdian, SSIT, MT dengan besaran bervariasi. “setidaknya, ada selisih 50 bidang tanah, karena tanah wakaf uang ganti rugi sudah masuk di Bank BRI sebesar Rp 1,8 miliar,” ujarnya.

BACA JUGA...  Peringati Hari BUMDes di Bintan Kepri, BUMDes Buge Maju Tampilkan Produk Kopi Gayo

Sementara Kepala BPN Aceh diwakili Kabid Pengadaan Tanah, Ir Joko Suprapto, MP, juga mengatakan jika pembayaran ganti rugi lahan yang baru saja dilakukan sudah final dan tidak ada perdebatan lagi, karena semuanya melaui proses telah berjalan.”Satuan kerja (Satker) sudah bisa melaksanakan pembangunan dan kami memberi apresiasi kepada tim, yang disebutnya awal yang baik, apalagi pembayaran ganti rugi ini tidak ada pemotongan sepeserpun ,” tandasnya.(Maimun Mirdaz).

Berita Terkait

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Selasa, 15 September 2026 - 13:10 WIB

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB

Direktur Utama BPJS Prihati Pujowaskito menyampaikan paparan tentang layanan jantung di   Cimahi, Kamis, (16/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:53 WIB

FEATURE

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:30 WIB

Kondisi jalan di Aceh Selatan saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada Rabu, (16/9).

PERISTIWA

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:33 WIB