Pembangunan Pemko Sabang: Tua Dibiarkan Si Baru Dimanjakan

Minggu, 11 Juni 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang, AP-Seperti kata orang bijak “Aku memang sudah tua dan mungkin tidak kau butuhkan lagi, sehingga kau cari yang baru untuk kau bangunkan dan aku pun kau lupakan”. Demikian nasib gedung eks pariwisata, yang terletak di kawasan Bangku Lima Jurong Kebun Merica Kota Sabang.

Gedung eks kantor dinas Pariwisata Kota Sabang, yang terletak di kawasan Bangku Lima Jurong Kebun Merica Gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya itu, sebelumnya terlihat rapi dan kokoh namun sangat disayangkan gedung yang dibangun dengan uang Negara tersebut kini hancur lebur akibat dibiarkan begitu saja.
 
Anehnya, tahun lalu Pemerintah Kota (Pemko) Sabang, kembali membangun gedung baru yang katanya untuk pabrik coklat. Gedung untuk pabrik coklat ini dibangun persisnya dibelakang gedung pariwisata yang hancur lebur itu.
 
Masyarakat Sabang menilai Pemko Sabang dalam hal pembangunan tergolong pemborosan, dimana gedung yang ada dibarkan rusak dimakan usia, sementara gedung baru terus dibangun yang belum tentu akan dipergunakan.
 
“Kita berharap Pemko Sabang seharusnya tidak membiarkan gedung tersebut hancur begitu saja, dan jika hendak dibangun gedung lain apa salahnya gedung itu, dirobohkan untuk pembangunan gedung baru sehingga tidak menjadi cemohan. Apalagi gedung dimaksud berada dipinggir jalan kawasan wisata sungguh tak sedap dipandang mata”., kata Burhan kepada media ini.
 
Gedung eks kantor pariwisata di jalan Malahayati tersebut, posisinya dikawasan wisata dan lintasan keramaian sehingga jutaan mata manusia melihat keburukan gedung yang telah hancur itu. Jika saja gedung dimkasud tidak digunakan lagi, sebaiknya dilakukan pembongkaran agar, halaman gedung pabrik colkat menjadi luar dan indah dilihat.
 
Diharapkan kepada Walikota dan Wakil Walikota Sabang terpilih kiranya, kedepan dapat  mentata ulang kondisi pembangunan sekaligus tata ruang pembangunan. Supaya, Sabang yang telah dijadikan daerah tujuan wisata internasional, tidak lagi terlihat bangunan kumuh dan tak berguna., harap Burhan.(Jalal)
 
 
BACA JUGA...  Peringati Hari Bakti TNI-AU, Lanud MUS Bersama Pemko Sabang dan BFLF Gelar Pengobatan dan Sunat Massal

Berita Terkait

SMSI Aceh Utara Dikukuhkan, Tgk. Jambe: Media Memiliki Peran Strategis 
HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka
Dipapah Anak, Mantan Kontributor Metro TV Tetap Ikuti Uji Kompetensi Wartawan
HUT RI dan Maulid Nabi Jadi Momentum, SPS Aceh–Pikiran Rakyat Teguhkan Integritas Pers
Jamah MTH Hadiri Milad Ke-13 dan Haul Ke-4 Alm Rizky Adiguna 
Masjid : Butuh Uluran Tangan Dermawan
SPS Aceh Bersama Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:59 WIB

SMSI Aceh Utara Dikukuhkan, Tgk. Jambe: Media Memiliki Peran Strategis 

Rabu, 2 September 2026 - 21:09 WIB

HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Dipapah Anak, Mantan Kontributor Metro TV Tetap Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:56 WIB

HUT RI dan Maulid Nabi Jadi Momentum, SPS Aceh–Pikiran Rakyat Teguhkan Integritas Pers

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB