Menurut Edwar, kecil kemungkinan pengerjaan tersebut dapat terselesaikan tepat waktu, jika dikerjakan secara buru-buru maka dapat mengurangi terhadap kualitas bangunan tersebut.
Hasil pemeriksaan di lapangan oleh CV Bina Citra Arsindo selaku konsultan perencana dan Pengawasan teknik, bahwa realisasi lapangan masih 2,67%, padahal bobot rencana harus mencapai 52,62 %. Sehingga mengalami deviasi -49,95%.
Begitupun, ujar Edwar, pihak CV Bina Citra Arsindo telah menerbitkan surat teguran ke IV, bernomor 016/PW/BCA/X/2020 tertanggal 05 Oktober 2020. Adapun beberapa teguran tersebut yaitu: Agar memacu/mempercepat pekerjaan, Menambah tenaga kerja, Item pekerjaan galian pondasi menerus harap segera dituntaskan, dan menyarankan supaya diberlakukan Jam Kerja Malam.
“Kita juga mempersiapkan surat teguran ke 2 terhadap PT Mitrada Sejahtera. Mereka beralasan (PT Mitrada Sejahtera), pihaknya mengalami hambatan dalam pelaksanaan penimbunan lahan, serta masih minim pekerja. Oleh karena itu lambat untuk mencapai progres pembangunan,” Pungkas Edwar. (WP).















