Pejuang 1945: Selamatkan Negara!

Selasa, 9 Januari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (ADC)-Upaya asing untuk menguasai Nusantara tak pernah henti, baik secara fisik maupun cara lainnya. Kondisi tersebut dirasakan Muhamad Suherman, pejuang 1945 yang terlibat dalam perang pembebasan Yogyakarta.

“Selamatkan negara, berjuang untuk Negara tidak mengenal usia kecuali mati. Terus berjuang, tak perlu putus asa, pertahankan NKRI,” pesan Muhamad Suherman, usia 107 tahun saat ditemui awak media bersama tim nasional Rumah Prabowo (RPS) di kediamannya di Cianjur Jawa Barat, Minggu, 7/1/2018.

Di rumahnya di pelosok Cianjur, di bawah kaki gunung, rumah kecil dan sederhana, kakek tua ini berapi-api penuh semangat, mengisahkan perjuangannya saat perang melawan Belanda pada Agresi Belanda ke II, Suherman berkisah tentang saat ia diculik Belanda di Pasar Rebo Jakarta dan kisah lain yang mengharukan, baik perang di Yokyakarta maupun di Surabaya.

BACA JUGA...  Meriahkan HUT RI Ke-79, Pelajar di Langkahan Ikuti Bermacam Perlombaan 

“Demi negara, kami haus minum darah, lapar makan daging mentah, dengan susah payah berjuang pertahankan kemerdekaan, jangan anggap enteng negara ini,” tegasnya.

Muhamad Suherman saat itu bergabung dalam pasukan Siliwangi Batalion 310 diberangkatkan ke Yogyajarta sebanyak 180 anggota tapi yang pulang tinggal 60 orang, yang lain gugur sebagai pahlawan bangsa.

“Kami waktu itu di TKR, lebih dahulu BKR, setelah TKR menyusul TRI baru TNI, kami tentara generasi kedua setelah BKR,” urainya.

BACA JUGA...  Kankemenag Aceh Utara Pimpin Apel dan Peusijuk Siswa Baru Tahun Ajaran 2025-2026

Kisahnya, saat itu dia diberangkatkan oleh Jendral Soedirman tahun 1949 ke Yogyakarta. Perintah Jendral Soedirman,  “kalian tentara-tentaraku, dalam situasi apapun kalian tidak boleh mundur, di pundakmu ada bangsa dan negara,” kata Suherman menirukan pesan Jendral Soedirman.

“Kami menggunakan senjata jenis Bren untuk perang, peluru habis kami gunakan pisau,” kata Suherman dengan pangkat terakhir Letnan dua ini.

Para pejuang saat itu tidak mendapatkan pensiun, mereka disumpah oleh Jenderal Soedirman dengan Alquran di atas kepalanya. Para pejuang tunduk dan setia pada sumpahnya.

“Kami tidak dapat pensiun dari negara, kami tunduk dan setia pada sumpah. Kami disumpah Jendral Soedirman, Al Qur’an diletakkan diatas kepala, ‘Demi Allah, saya bersumpah tanpa pamrih, tanpa gaji, bagaimana hidup saya, saya hanya mau mengusir penjajah, mempertahankan NKRI’,” jelasnya.

BACA JUGA...  Soal Aceh, Anggota DPRA: Kepala Dilepas Ekor Dikekang

“Saya masih ikut kegiatan-kegiatan resmi negara, saya diundang dan dijemput disini, saya dibawah naungan Markas Besar Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia, Komandan Batalyon Serbaguna Veteran Trikora, saya di kesatuan Yon Serna Trikora, kompi Markas Komando,” jelas pejuang dengan pangkat terakhir Letan Dua kepada tim media.

Saat ditanya situasi negara saat ini, pensiunan tentara berusia 107 tahun ini berpesan, “selamatkan negara, saya dukung Prabowo Presiden 2019, saya sudah ketemu Prabowo dan kita sama-sama berjuang, kalian tidak perlu takut,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam
Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh
Semarak HUT ke-81 RI, Geuchik Ranto Panyang Raih Juara II Lomba Dakwah
Karya Jurnalistik Warnai HUT RI ke-81 di Aceh Tengah, Ini Nama Pemenang 
Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 
Besok! Ribuan Pelajar Meriahkan Karnaval HUT RI ke-81 di Kota Panton Labu
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:50 WIB

HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Geuchik Ranto Panyang Raih Juara II Lomba Dakwah

Berita Terbaru

EKBIS

Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam

Jumat, 21 Agu 2026 - 17:56 WIB

NEWS FEATURE

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:40 WIB

FEATURE

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:29 WIB

Sekdakab Asel Diva Samudra Putra berbincang dengan Asisten dan pemateri Rakor di Aula Dinas Pariwisata Jalan T. Ben Mahmud Tapaktuan, Kamis, (20/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Satu Data, Sasaran Nyata

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:04 WIB