Ia juga menghimbau para pejabat agar tidak ragu berkoordinasi dengan organisasi pers apabila menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan namun diduga melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan etika profesi.
Dirinya menilai langkah tersebut penting untuk menjaga marwah profesi jurnalistik sekaligus menciptakan hubungan yang sehat antara wartawan dan pemerintah daerah, khususnya pemerintah kota Sabang.
Lebih lanjut ia menerangkan sejumlah pejabat baik pejabat pemerintah daerah maupun, perbankan diresahkan oleh para oknum yang mengaku wartawan, mereka mendatangi untuk meminta uang sehingga, para pejabat tersebut harus sembunyi-sembunyi.
“Dalam beberapa hari terakhir ini ada sejumlah pejabat yang melaporkan ke PWI Sabang, bahwa sejumlah oknum wartawan tidak dikenal datang ke kantornya mereka bukan mengkonfirmasi kegiatan tetapi dengan alih-alih lain dan ujungnya minta uang,” ungkapnya. (*)




